Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.1%

88.5%

3.1%

0.3%

5.9%

0%

1%

0%

Bentuk Upaya Menyantrikan Masyarakat

257
0
Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Garut berkumpul di Alun-Alun Kota Garut

GARUT KOTA – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Garut berkumpul di Alun-Alun Kota Garut untuk memeriahkan puncak Hari Santri Nasional Minggu (22/10). Acara yang dipusatkan di pusat kota Garut itu dihadiri para kiai, ulama, tokoh masyarakat dan unsur pimpinan daerah setempat.
Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut Rd Amin Muhyidin Maulani mengatakan ribuan santri yang hadir dalam acara tersebut mengikuti upacara, tablig akbar, bazar amal dan salawat nariyah untuk keselamatan bangsa. “Program ini sebagai upaya kami untuk menyantrikan masyarakat dan memasyarakatkan santri,” katanya.
Dia berharap makna santri tidak menjadi pudar di kalangan masyarakat umum dan menjadi semangat menjaga kebersamaan. “Apa pun ormasnya, dimana pun ia berada, selamanya mencintai ulama, itu santri,” katanya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirojul Munir mengatakan peringatan ke-3 Hari Santri merupakan bagian dari rutinitas yang akan terus dilaksanakan di Indonesia khususnya di Kabupaten Garut sebagai bagian peran santri dalam membangun bangsa Indonesia.
Kegiatan tersebut, kata dia, menjadi momentum mempersatukan berbagai organisasi masyarakat Islam untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. “Tujuannya untuk tetap merasa santri bertanggung jawab menjaga keutuhan Pancasila, kebhinekaan Indonesia,” katanya.
Ia mengimbau para santri dan masyarakat umum selalu siap siaga menghadang kelompok-kelompok yang akan merusak dan memecah persatuan dan kesatuan Indonesia.
Menurutnya, santri dari 1.700 pesantren di Kabupaten Garut dapat memperkokoh kebersamaan agar memiliki kekuatan untuk mempertahankan NKRI. “Kami harap santri juga dapat mengajak menyadarkan masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga keutuhan Indonesia,” katanya.
Ulama lainnya yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Fauzan III Garut KH Atjeng Abdul Wahid mengatakan hal yang serupa. Dia berpesan agar menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Dia menambhakan ulama dan para umatnya memiliki peran penting dalam meraih kemerdekaan Indonesia sehingga dapat diakui oleh dunia. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.