Beras Medium Dijual Harga Premium

58
0
Sri Astuti

BANJAR – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Banjar menerima laporan dari penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kota Banjar. Penerima BPNT mengeluh, beras kualitas medium yang ditukar harus dibeli dengan harga beras kualitas premium.

“Bantuan itu sudah disalurkan dan berasnya katanya jenisnya medium, tapi harganya dijual premium. Berasnya sudah dicek ke Bulog memang medium,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3A Kota Banjar Sri Astuti Minggu (28/6).

Pihaknya sudah mengecek keberadaan beras bantuan itu ke agen dan salah satu perusahaan. Permasalahan itu, kata dia, antara agen dan perusahaan.

“Buat kami itu tidak apa-apa, karena itu urusannya antara agen dengan PT. Memang dampaknya dirasakan langsung oleh penerima bantuan karena jenisnya setara dengan medium,” katanya.

Salah seorang warga Kota Banjar Didit meminta Dinas Sosial menangani kejadian itu supaya tidak merugikan agen, perusahaan dan penerima bantuan.

Menurut dia, menjual beras harga premium dengan kualitas beras medium melanggar. “Ini kecurangan. Ini kan jelas merugikan orang lain, apalagi ini sebuah bantuan,” katanya.

Dari data Dinas Sosial dan P3A Kota Banjar, penerima BPNT tahun ini mencapai 8.000 orang. Penerima merupakan warga tidak mampu yang diberi bantuan oleh Kementerian Sosial. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.