BERBAHAYA! Tiap Hari Bertambah, Kasus Covid-19 di Kota Tasik Makin Kritis

314
0
radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya terus bertambah setiap hari.

Senin (14/12) siang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik mencatat terjadi 155 kasus baru, 130 orang sembuh, dan 1 orang meninggal.

Maka, kini total kasus positif Covid sejak pandemi terjadi di awal Maret menjadi 1.556 kasus dengan total yang masih kasus aktif 937 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid Kota Tasik, Ivan Dicksan mengakui, kasus positif Covid tiap hari masih terus terjadi penambahan.

“Ini berbahaya. Pandemi Covid di kita semakin kritis, semua harus patuh dan taat prokes agar tak terus menyebar,” ujar Ivan kepada radartasikmalaya.com.

Loading...

Terang Ivan, yang ditemui usai memimpin breafing dengan para kepala SKPD di Bale Kota, dirinya saat apel pagi pun mengingatkan kepada ASN agar taat dan patuh terhadap prokes.

Sebab, hampir 20 ASN dan tenaga kesehatan (Nakes) sudah terpapar Covid-19.

Hal ini menjadi penanda bahwa Covid bisa menular kemana-mana jika tak patuh serta tak taat terhadap prokes.

“Jadi tadi di apel dan pas breafing juga barusan saya tegaskan agar para kepala SKPD untuk dapat melihat dan memotret kondisi kantor masing-masing,” terangnya.

“Saya persilahkan mereka untuk mengambil kebijakan untuk mengatur WFH (Work From Home). Apalagi bagi mereka bekerja di ruangan yang tak memungkinkan menjaga jarak,” sambungnya.

Karena, beber Ivan yang juga Sekda Kota Tasik ini, ada kondisi kantor yang ruangannya segitu-gitunya atau kecil dan padat. Nah itu silakan diatur WFH sebagian.

“Tinggal nanti Kadis memilih mana pegawai yang tetap ngantor karena kondisi akhir tahun kan banyak pekerjaan yang harus tuntas. Nah bagaiamna mengatur itu sehingga pekerjaan bisa selesai, prokes bisa tetap diterapkan di kantor,” bebernya

Kemudian, tambah Ivan, pihaknya juga meminta kepada para kepala SKPD agar mengidentifikasi pegawainya yang punya penyakit komorbit (penyerta). Jadi mereka yang punya komorbit sebaiknya

“WFH aja atau intensitas kerjanya diatur. Karena beresiko. Karena saat ini penyebaran Covid sudah banyak ke kantor-kantor dinas. BPPT sempat ditutup, Dinas Pertanian juga, kemudian sekarang Bagian Pemerintahan ada yang kena,” tambahnya.

Jadi, jelas Ivan, pegawai yang di kantornya ada yang positif diswab dulu, kemudian WFH. Kalau sudah keluar hasilnya dan kantornya sudah steril silakan masuk kerja lagi.

“Tetap dijaga prokes dan itensitas kerjanya harus diatur agar tak ada kerumunan. Termasuk protokoler juga mulai mengatur agar intensitas menerima tamu dikurangi. Jangan sampai numpuk di Bale Kota. Saya sudah menyiapkan surat edarannya,” jelasnya.

Termasuk, tukas Ivan, pihaknya juga menegaskan kepada para camat dan lurah untuk terus menyosialisasikan prokes ke masyarakat. Karena situasi saat ini sudah mendekati kritis.

“Penambahan kasus terus terjadi tiap hari, kapasitas kemampuan perawatan kita sudah sangat terbatas. Kita sudah minta Dinkes kalau bisa mulai hari ini sudah bisa menggunakan salah satu hotel di Cipedes, sebagai ruang isolasi tambahan,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.