Berdayakan Anak Pejuang

24
0
BERSAMA VETERAN. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman dan Wakilnya, Drs H Muhammad Yusuf difoto bersama para veteran usai mengikuti Upacara Hari Veteran Nasional (Harvetnas) di Halaman Bale Kota Tasikmalaya Jalan Letnan Harun, Senin (12/8).

BALE KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mesti memberdayakan anak-anak para pejuang yang telah memerdekakan negara. Anak-anak ini memiliki spirit perjuangan yang diwariskan para veteran.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Tasikmalaya H Budi Mahmud Saputra usai menghadiri Upacara Hari Veteran Nasional (Harvetnas) di Halaman Bale Kota Tasikmalaya Jalan Letnan Harun, Senin (12/8). “Pemerintah harus mendorong pemberdayaannya bersama semua stakeholder sehingga di era global ini, generasi tidak terlalu mudah digoyang paham atau isu yang berpotensi memecah belah persatuan,” kata dia.

HARVETNAS. Para pengurus Pemuda Panca Marga (PPM) Tasikmalaya difoto bersama usai mengikuti Upacara Hari Veteran Nasional (Harvetnas) di Halaman Bale Kota Tasikmalaya Jalan Letnan Harun, Senin (12/8). foto-foto: Firgiawan / Radar Tasikmalaya

PMM menggagas peringatan hari veteran sebagai momentum strategis untuk memberi pemahaman generasi muda saat ini. Anak-anak muda harus tahu peran pejuang yang kala itu memperjuangkan kemerdekaan. “Kita terpanggil membumikan nilai luhur yang dimiliki orang tua kita dulu, tidak pernah terhenti sampai sekarang menjaga dan mempertahankan kemerdekaan. Tak akan ada kita, kalau tidak ada orang tua dulu,” tuturnya.

Budi menyebut era digital ren­tan disusupi paham tertentu yang de­ngan mudah diakses anak muda. Maka, supaya generasi hari ini ti­dak tergerus dampak negatif gad­get, pemerintah harus hadir untuk mengulas kembali kegigihan serta tekad orang tua atau veteran da­lam memerdekakan negara. “Kita apre­siasi pemerintah sudah cukup mem­perhatikan nilai kejuangan dan menya­dari bahwa daerah beserta para pendahulu sudah berkorban ba­nyak demi masa sekarang,” ucapnya.

“Kemudian, itu harus diterapkan secara masif sehingga anak muda hari ini tidak lupa kejuangan orang tua dulu seperti apa,” sambungnya.

Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tasikmalaya Jojo Ruskandi mengakui, selama ini perhatian pemerintah terhadap para veteran terbilang baik. Mulai dari adanya tunjangan veteran, dana kehormatan serta mendapatkan uang duka wafat apabila meninggal. Paling sedikit, veteran mendapat dana di atas upah minimum reguler (UMR) atau sekitar Rp 2.700.000. “Termasuk upacara Harvetnas ini, se­be­tulnya peng­hargaan yang harus dilak­sanakan pe­me­rin­tah. Veteran su­dah andil bersama ma­syarakat dalam me­mer­de­kakan dan memper­tahankan kemer­dekaan,” ujarnya.

Menurut Jojo, se-Jawa Barat, upacara Harvetnas baru dilaksanakan di Kota Tasikmalaya. Pihaknya bersyukur pemkot sudah memberikan apresiasi dengan mengadakan upacara tersebut. “Kami pun sama, memiliki peran sumbang saran terhadap pemkot. Selaku penerus harus mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” katanya. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.