Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

0.9%

60%

2.4%

0.2%

4.5%

20.1%

11.7%

0%

0.1%

0%

Berdayakan Kreativitas Pemuda, Ini Program PUPR Kota Tasik dan Pemprov Jabar

59
0

KOTA TASIK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya di tahun 2019 ini ternyata telah mewujudkan salah satu program unggulan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Adalah untuk memberdayakan kreativitas pemuda. Program ini tak lain membangun Gedung Creative Center (GCC) di Kawasan Olahraga Dadaha.

Kepala Dinas PUPR, Adang Mulyana dan Sekretaris Dinas PUPR, Budi Martanova didampingi Kepala Bidang Tata Bangunan, Toni Antoni mengatakan, GCC ini dibangun untuk meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“GCC ini sangatlah penting, karena SDM memegang peranan penting dalam pembangunan nasional,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Selasa (12/18).

Terang dia, maka upaya peningkatan kualitas SDM ini dapat dilakukan melalui beberapa cara. Antara lain pembinaan fisik, mental dan spiritual, penyediaan wadah sebagai sarana untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi.

“Melalui program yang dicanangkan oleh Gubernur Provinsi Jawa Barat ini, kami Pemkot Tasikmalaya membangun GCC,” terangnya.

Diharapkan dia, dengan pembangunan gedung ini akan menumbuhkan kreativitas dan inovasi masyarakat, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tasikmalaya.

“Yang pasti pelaksanaan kegiatan dimaksudkan untuk memberikan sarana prasarana untuk mendorong kreativitas masyarakat,” tambahnya.

Tujuannya, jelas dia, untuk penyediaan sarana prasarana yang memadai melalui Pembangunan Gedung Creative Center Kota Tasikmalaya sesuai dengan rencana pada Detail Engginering Design (DED) yang telah ada, dan disesuaikan dengan kondisi lapangan serta jumlah anggaran yang tersedia.

Sesuai hasil kajian kebutuhan yang dilaksanakan dinas terkait, GCC diperuntukan bagi kegiatan kreatif dan inovatif kelompok milenial di Kota Tasikmalaya.

Sedangkan dari segi konsep mengusung arsitektur lokal berbentuk panggung, dengan penerapan ornamen corak tradisional dengan material penutup (scondary skin) bersifat artifisial modern.

Hal ini terkait juga respon terhadap perlunya penyediaan RTNH utk kegiatan outdoor yang terlindung dari cuaca serta upaya tidak menghilangkan fungsi area parkir sebelumnya.

“Lokasi GCC ini di Kompleks Olahraga Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung. Sumber dananya dari ABPD Provinsi Jawa Barat 2019 senilai Rp 18 miliar. Dan di tahap I ini telah terserap anggaran pekerjaan konstruksi sebesar Rp 4,7 miliar. Pelaksanaan pekerjaannya oleh pihak ketiga selama 105 hari kalender,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.