Berebut Kursi di PTN

400
0

TASIK – Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2018 menyiapkan kuota Sub Panlok (panita lokasi) Tasikmalaya untuk Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sekitar 4000 kursi. Terdiri dari 1.200 jurusan sains dan teknologi (Saintek), 2.200 sosial humaniora (Soshum) dan 600 jurusan campuran.

Panitia juga menyiapkan kuota sebanyak 100 kursi untuk ujian tulis berbasis komputer (UTBK). “Kami berharap proses seleksi SBMPTN ini berjalan sebaik-baiknya, tidak ada aral melintang,” terang Ketua Panitia SBMPTN Sub Panlok Tasikmalaya Slamet Usman Ismanto saat jumpa pers di Universitas Siliwangi Selasa (8/5).

Peserta yang mendaftar akan berebut ke enam perguruan tinggi negeri di Jawa Barat, seperti Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Universitas Siliwangi (Unsil) dan Institut Seni dan Budaya (ISBI) Bandung.

Rektor Unsil Prof Dr H Rudi Priyadi Ir M.S  menuturkan Unsil menawarkan pilihan sebanyak 22 Prodi S1 pada SBMPTN 2018. Daya tampung dari jalur SBMPTN di Unsil yakni 1.025 mahasiswa baru.

“Dari jalur SNMPTN sebanyak 770 orang dan mandiri 768 orang. Rencana total PMB yang akan diterima 2.563,” terangnya.

Sedangkan untuk program bidikmisi, Unsil menerima 10 persen dari total PMB (2.563 orang). Dari jumlah tersebut porsi bidikmisi bagi SBMPTN sekitar 5 persen. (mg2)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.