Beredar Pesan Berantai Klarifikasi Kasus Corona di Kota Tasik Kluster Wisata Keluarga

1752
0
radartasikmalaya.com
Ilustrasi

KOTA TASIK – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya dalam sepekan ini diantaranya diduga oleh munculnya kluster Wisata Keluarga.

Saking viralnnya, nama Toko Panjang di Jalan HZ Mustofa pun sempat dikait-kaitkan.

Rabu (23/09) siang, tersebar di berbagai grup whatsapp soal kejelasan dari kasus itu, yang diduga pesan tersebut dibuat salah satu pihak keluarga kluster Wisata Keluarga.

Begini isi pesan tersebut:

Kami atas nama keluarga besar H. Iking Daryan perlu menyampaikan beberapa hal sebagai klarifikasi atas pemberitaan tersebut.

Pertama, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pemerintah Kota Tasikmalaya atas kejadian ini.

Loading...

Bahwa kejadian ini merupakan musibah yang besar bagi keluarga kami yang tentu saja tidak ada seorang pun yang menghendakinya.

Hal ini terjadi di luar kuasa kami dan kami menerima ini sebagai sebuah ketentuan-Nya yang harus kami terima secara sabar dan tawakal. Pada saat bersamaan seraya menjadi bahan instrospeksi bagi keluarga besar kami.

Kedua, terkait banyaknya data-data yang salah dalam pemberitaan, kami sampaikan sbb: Bahwa benar akibat musibah ini kami telah kehilangan 3 anggota keluarga kami, yakni H. Herlin Suherliman (63), Hj. Nurce Nurhidayani (57) dan Hj. Deti Nurdiawati (62).

Serta 3 anggota keluarga lainnya yang saat ini menjalani isolasi, yakni H. Edwin Herdiana (54), H. Jajang Gofur (49), Hj. Eka Saptawati (56) yang diisolasi di Gedung Mitra Batik RSUD Kota Tasikmalaya, serta Hj. Eem Sumaryati (67) yang diisolasi secara mandiri di rumah.

Alhamdulillah kesehatan mereka berangsur membaik. Sehingga tidak benar jika beredar informasi bahwa salah seorang di antaranya yakni H. Edwin meninggal dunia.

Mengenai kronologi perjalanan tur ke Sumatera, kami jelaskan sbb:

Rombongan dari Tasikmalaya berangkat tanggal 9 Agustus 2020 sebanyak 8 orang, berangkat menggunakan mobil minibus ke Purwokerto dilanjutkan ke Kebumen dan sempat jalan-jalan ke Yogyakarta.

Tanggal 13 Agustus, dengan menggunakan bus keluarga, rombongan beserta beberapa orang lainnya dari Kebumen dan sekitarnya, beranjak ke Sumatera dengan tujuan bersilaturahmi ke keluarga besar anggota keluarga di Aceh dengan melewati beberapa destinasi wisata.

Bahwa perjalanan rombongan dari Tasikmalaya ke Sumatera sama sekali di luar rencana dan terjadi secara spontan atas ajakan salah seorang anggota keluarga. Pulang dari perjalanan tiba di Tasikmalaya tanggal 3 September 2020.

Nama-nama peserta rombongan dari Tasikmalaya yakni Hj. Eem Sumaryati (67), H. Herlin Suherliman (63) beserta istri Hj. Eka Saptawati (56), Hj. Deti Nurdiawati (62), Hj. Nurce Nurhidayani (57) beserta suami H. Jajang Gofur (49), H. Edwin Herdiana (54) dan Dedeh Dartika (67).

Bahwa perjalanan tur ini tidak melibatkan pemilik Toko Panjang di Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, sebagaimana ramai pemberitaan, karena pemilik Toko Panjang Hj. Herni Sunartini (65) tidak ikut dalam rombongan.

Dengan pemberitaan yang menyebut-nyebut nama Toko Panjang tersebut dinilai sangat merugikan yang bersangkutan karena berimbas baik secara psikologis maupun untuk kelangsungan usahanya.

Keempat, bahwa setelah kejadian ini kami sangat terbuka dan bersikap kooperatif dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, dan bersedia mengikuti/sudah melakukan tahapan penanganan dari Gugus Tugas seperti tracing, pemeriksaan tes swab/rapid, sterilisasi kawasan dan sebagainya.

Namun karena banyaknya kontak erat, kami juga mohon kesediaan dari masyarakat, kerabat, handai taulan, relasi atau siapapun yang merasa ada kontak erat dengan pasien meninggal untuk menghubungi kami untuk melaksanakan tes swab, karena kemampuan tracing dari kami sangat terbatas, demi membantu tugas dari Gugus Tugas dalam penanganan kasus ini.

Kelima, kami ucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya beserta tim Gugus Tugas Covid-19 yang secara cepat melakukan langkah-langkah yang diperlukan, serta ucapan terima kasih kepada RSUD Kota Tasikmalaya dan masyarakat sekitar yang telah membantu dalam pemulasaraan jenazah almarhum/ah.

Terakhir, kami atas nama keluarga almarhum dan almarhumah memohon kesediaan masyarakat untuk memaafkan almarhum/almarhumah serta kesembuhan bagi pasien dalam perawatan.

Serta semoga kasus ini segera berlalu agar kita bisa berinteraksi kembali seperti biasa tanpa ada kekhawatiran atas pandemi ini.
Wassalaamualaikum wrwb….

Atas Nama Keluarga Besar H. Iking Daryan.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.