Beredar Surat Hoaks Pemadaman Listrik Di Kota Tasik

661
0
Loading...

TAWANG – Sebuah surat mengatasnamakan PLN Tasikmalaya beredar di media sosial soal pemberitahuan pemadaman di sejumlah lokasi. Surat itu dipastikan hoaks dan tidak dikeluarkan oleh PLN.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pada tanggal 22 sampai 23 November, PLN akan melakukan pemadaman untuk pemulihan gardu trafo di Jalan HZ Mustofa, Tentara Pelajar, Veteran, R Ikik Wiradikarta, Jalan Kolonel Abdul Saleh, Jalan Galunggung, Tarumanagara, Cihideung dan Yudhanagara.

Surat tersebut dikeluarkan pada tanggal 21 November 2018 dengan kop Surat PLN area Tasikmalaya. Tercantum dalam surat itu ditandatangani Manager atas nama Usri Haerani.
Manajer ULP PLN Tasikmalaya Beni Sopyan menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Tidak ada juga proses pemadaman di lokasi-lokasi yang disebutkan dalam surat tersebut.

“Ada pemeliharaan dan pemadaman itu di wilayah Cineam dan Gunungtanjung,” ungkapnya kepada Radar Kamis (22/11).

Disebutkannya, pemadaman di Cineam dan Gunungtanjung itu dilakukan pukul 09.00 sampai 19.30 selama dua hari tersebut. Kalau pun ada pemeliharaan pihaknya hanya melakukan pemadaman hanya sampai pukul 16.00. “Tidak sampai malam. Apalagi ini selama dua hari,” tuturnya.

Loading...

Pihak PLN pun kaget saat be­berapa instansi melakukan pin­jaman genset. Karena dalam surat itu pun tertulis PLN menye­diakan genset secara gratis untuk customer yang membutuhkan sumber daya alternatif.

“Kita tidak pernah ada peminjaman genset, nama Usri Haerani juga tidak ada di kita, masyarakat jangan mudah percaya,” katanya.

Sampai kemarin belum diketahui dari mana sumber asal surat edaran tersebut. Untuk motifnya pun belum bisa diprediksi karena tidak ada pungutan uang atau pun materi lain yang bisa memberi keuntungan finansial kepada pelaku. “Jadi maksud dan tu­juan­nya menyebarkan surat ini masih belum jelas,” katanya.

Akan tetapi, pihak PLN merasa dirugikan karena surat itu sedikit banyak memberi kecemasan kepada masyarakat yang menerimanya.

Beni pun khawatir ketika ada pemberitahuan yang resmi dari PLN, masyarakat tidak percaya. “Secara moril, kami juga rugi dan masyarakat juga pasti cemas karena disebut ada pemadaman selama dua hari,” ujarnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.