Berharap Bantuan Listrik Gratis

10
KEPRIHATINAN. Pari Sopari dan istrinya Ika saat berada di depan rumahnya di Kampung Sukamaju RT 28 RW 08, Budiharja, Sindangkasih, Minggu (7/10).

SINDANGKASIH – Pari Sopari (43), warga Kampung Sukamaju RT 28 RW 08 Desa Budiharja Kecamatan Sindangkasih berharap bisa memiliki sambungan listrik sendiri. Sejak 20 tahun lamanya, dia hanya menyambung listrik ke tetangganya.

Untuk mendapat penerangan itu, Pari turut membayar biaya listrik ke tetangganya sebesar Rp 25 ribu per bulan. Kadang, jika tidak punya uang berutang dulu ke yang punya listrik.

“Saya sebenarnya ingin sekali masang. Namun karena faktor ekonomi saya, dimana sehari-hari hanya buruh di penggergajin kayu, uang hanya cukup untuk makan anak istri saja,” jelas bapak lima anak ini, Minggu (7/8) siang.

Menurut Pari, di kampungnya masih ada 20 orang lainnya yang turut menyambung listrik ke yang lain. Mereka membayar listrik secara kolektif. Dia berharap bisa mendapatkan bantuan sambungan listrik gratis dari pemerintah.

Ika (42), istri Pari mengaku tak punya biaya untuk memasang listrik sendiri. Sehingga harus menyambung ke tetangganya. Pendapatan suami pun hanya cukup untuk makan sehari-sehari. Dia sendiri cuma ibu rumah tangga. “Bukan hanya listrik yang masih nyambung. Rumah juga sudah lapuk bocor-bocor. Semoga saja ada pihak yang membantu saya,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.