Beranda Ciamis Berharap Warga Tidak Terbelah

Berharap Warga Tidak Terbelah

95
BERBAGI
ANTI HOAKS. Kapolda Jabar Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto (dua dari kiri) menyaksikan penandatanganan anti hoaks di Ciamis Rabu (11/4).

CIAMIS – Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Drs Agung Budi Maryoto MSi mewanti-wanti agar pelaksana pemilu, KPU bertindak netral. Dengan demikian, Pilkada Ciamis dan Pilgub Jabar bisa berjalan demokratis.
“Teman-teman KPU harus netral. Jangan seperti yang terjadi di Garut. Saya tegakkan hukum untuk menjaga pesta demokrasi yang benar,” ujar Kapolda di Ciamis Rabu (11/4). Seperti diketahui, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Garut HHB dan komisioner KPU Garut AS ditangkap polisi pada Sabtu (24/2), karena diduga menerima suap dari seorang calon bupati.
Kapolda memaparkan, di Kabupaten Ciamis, terdapat dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Oleh karena itu dapat diprediksi akan terbelah menjadi dua kelompok dukungan. Namun ini legal dan sah. Masyarakat memilih sendiri sesuai dengan hatinya.
Kapolda berharap setelah pemungutan sura nanti, ketika telah ada yang dinyatakan menang, semua warga Ciamis harus kembali akur. Bersatu. Mereka kompak membangun Kabupaten Ciamis.
Setelah ada hasil pemilihan, kata Kapolda, tidak boleh ada pengerahan massa ke KPU untuk mencoba mengubah pemenang yang terpilih. Karena itu akan melanggar hukum dan akan berhadapan dengan pihak kepolisian. (obi)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.