Beri Efek Kejut bagi Parpol

172
0
foto-foto: deni nurdiansyah / radar tasikmalaya VERIFIKASI ADMINISTRASI. KPU dan Panwaslu Kota Tasikmalaya pada Selasa (30/1) melaksanakan verifikasi faktual partai politik di Kota Tasikmalaya. Dalam kesempatan itu hampir semua parpol yang diverifikasi dinyatakan telah sesuai aturan.

Verifikasi Faktual Pintu Masuk Jadi Peserta Pemilu 2019
TASIK – Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 sudah dimulai. Gong demokrasi  Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang pertama kalinya digelar secara bersamaan hari, tanggal dan waktunya. Diawali dengan tahapan verifikasi partai politik (parpol) calon peserta pemilu tahun 2019.

Hal tersebut sejalan dengan ketentuan Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Pada pasal 176 ayat (1) disebutkkan, partai politik dapat menjadi peserta Pemilu dengan mengajukan pendaftaran untuk menjadi calon peserta pemilu kepada KPU.

Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya kemarin (30/1) memverifikasi faktual data pengurus dan anggota parpol dengan mendatangi masing-masing sekretariatnya. Dan tercatat masih ada tiga parpol yang belum diverifikasi.

Komisioner KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Muttaqien MAg menjelaskan kali ini ada perubahan dalam mekanisme verifikasi. Pihaknya tidak perlu mendatangi ke rumah-rumah anggota parpol berdasarkan data yang sudah diterima KPU. “Kalau sebelumnya kan kita datangi rumah-rumah anggota parpol, jadi cukup memberikan efek kejut bagi pengurus parpol,” terangnya usai verifikasi di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya.

Kali ini, KPU hanya mendatangi sekretariat parpol yang sudah mempersiapkan 5% dari jumlah anggota yang sebelumnya terverifikasi secara administrasi. Untuk dinyatakan memenuhi syarat, cukup dengan jumlah 35 anggota dengan bukti KTP dan KTA. “Jumlah minimal untuk Kota Tasik 692 anggota, jadi 5%-nya 35 anggota sudah memenuhi syarat,” ujarnya.


Sementara ini, dari 10 parpol yang sudah dilakukan verifikasi faktual dinyatakan memenuhi syarat. Meskipun ada beberapa kekurangan yang masih ditemui seperti halnya anggota yang tidak bisa menunjukkan KTP atau tidak hadir di sekretariat. “Tapi karena masih lebih dari 35 (5% dari batas minimal) jadi tidak mempengaruhi hasil,” katanya.

Sampai kemarin masih ada tiga parpol yang belum sempat untuk diverifikasi yakni Hanura, Garuda dan PSI. Rencananya, verifikasi faktual untuk ketiga partai itu akan dilaksanakan hari ini. “Masih ada tiga lagi, verifikasi dilanjutkan besok,” terangnya.

Sementara itu, lima partai politik (parpol) di Kabupaten Tasikmalaya yaitu Golkar, PDI-Perjuangan, Nasdem, Gerindra dan PBB dinyatakan lolos verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (30/1).

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya H Deden Nurul Hidayat SE MM menjelaskan lima parpol di atas yang sudah lolos verifikasi faktual. Selanjutnya, tinggal PKB, PPP, PAN, Demokrat, Hanura, PKS dan PKPI.

“Sisanya akan dilakukan verifikasi faktual pada Rabu (31/1) dan Kamis (1/2),” kata Deden usai melakukan verifikasi faktual di DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya di Cikunir, Singaparna kemarin.

Deden mengungkapkan dalam melaksanakan verifikasi faktual KPU bekerjasama dengan Panwaslu dalam memeriksa terkait kepengurusan, keanggotaan partai, domisili kantor, Kartu Tanda Anggota (KTA). “Setelah kami melakukan verifikasi faktual salah satunya ke DPD Golkar. Empat item verifikasi faktual sudah dilengkapi. DPD Golkar sudah memenuhi syarat,” terang Deden.

Dari kepengurusan, keanggotaan, domisili kantor dan KTA Golkar sudah melengkapinya. Seperti dalam keanggotaan dalam verifikasi faktual yang dibutuhkan untuk sampel hanya 114 anggota. ”Tapi hampir 300 orang anggota yang hadir. Para pengurus di tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke ranting,” papar Deden.

Tinggal ke depan KPU, kata Deden, menunggu hasil keputusan verifikasi secara keseluruhan dari KPU pusat dari tiap-tiap partai di kabupaten/kota di seluruh Indonesia. ”Dalam jadwal nanti akan dilakukan pleno penetapan partai peserta pemilu tanggal 17 Februari 2018,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Panwaslu Kota Tasikmalaya Nurjani mengungkapkan secara keseluruhan parpol yang diverifikasi telah memenuhi syarat. Hanya ada beberapa persoalan administrasi saja seperti ketika pemeriksaan di DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya ditemukan satu orang pengurus parpol lupa membawa e-KTP. “Tapi akhirnya diambil kembali ke rumahnya. Sehingga tidak menjadi masalah apapun,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau segala kekurangan partai politik dapat diselesaikan secepatnya. Karena verifikasi faktual bagi parpol hanya sampai 1 Februari 2018. ”Panwas sendiri fokus pada pengawasan verifikasi parpol dari sisi keterperhatian 30% perempuan, kesesuaian dokumen domisi dan status kantor serta keanggotaan harus memenuhi sebaran 50% kecamatan,” tandasnya.

Dia menjelaskan verifikasi parpol ini agar kepenguruan parpol baik di tingkat daerah tidak asal comot anggota keluarga terdekat. “Tetapi bagi pengawas, sepanjang hal tersebut tidak melanggar ketentuan, adalah sah-sah saja dan tertib admnistrasi parpol merupakan salah satu pintu masuk menjadi peserta dalam pesta demokrasi tahun 2019.” paparnya. (rga/dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.