Berjualan di Kios Sementara, Pedagang Pasar Manis Ingin Segera Tempati Kios Baru

138
0
BANGUNAN BARU. Bangunan Blok C Pasar Manis Ciamis kini masa pemeliharaan. Para pedagang yang kini menghuni kios sementara ingin agar bangunan baru itu bisa segera mereka pakai untuk berjualan. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
BANGUNAN BARU. Bangunan Blok C Pasar Manis Ciamis kini masa pemeliharaan. Para pedagang yang kini menghuni kios sementara ingin agar bangunan baru itu bisa segera mereka pakai untuk berjualan. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Pedagang Blok C Pasar Manis, Ciamis berharap pemerintah segera membolehkan mereka menempati kios baru. Saat ini, puluhan pedagang tersebut berjualan di kios sementara.

Pedagang ayam Heriyan (45) mengatakan pembangunan Blok C Pasar Manis, yang sebelumnya, mengalami pembangunan, telah selesai dibangun Desember 2019. Namun sampai Januari 2020, mereka belum diperbolehkan berdagang di blok tersebut, karena masa pemeliharaan selama enam bulanan.

“Karena di kios sementara sudah tidak betah, karena sekarang musim hujan. Sering bocor ditambah penghasilan turun drastis, karena kurang pengunjung ke lokasi pasar relokasi ini,” ujarnya Senin (6/1).

Heriyan khawatir jika mereka harus menunggu sampai masa pemeliharaan selesai, akan keburu Ramadan.

“Jadi kami berharap diperhatikan. Sudah tidak sabar ingin menempati kios yang baru. Setidaknya penghasilan akan menggeliat kalau di pasar yang baru,” harapnya.

“Meskipun ada aturannya, kita siap mengikuti, asal bisa menempati pasar baru,” tambahnya.

Loading...

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Ciamis (HPPC) Dadang Suhendar alis Koko menjelaskan, memang para pedagang di kios sementara ingin segera memakai kios permanen di Blok C, yang sudah dibangun. Namun, pemerintah menunggu penyerahan dari pemborong kepada pihak dinas, karena ada masa pemeliharaan enam bulan.

Saat ini, kata dia, pemasangan listrik di 130 kios di Blok C belum selesai. Karena jaringan listrik dipasang per kios.

“Per kios dipasang satu KWH masing-masing. Kalau dulu kan paralel,” bebernya.

“Saya ketahui bahwa pemborong penuh pertimbangan. Ingin rapi dulu, bahkan segala keluhan para pedagang dilaksanakan yang tadinya dua pingin disatukan kiosnya dilaksanakan,” ujarnya.

Menurut Dadang, pihak pemborong ingin agar kios-kios Blok C tidak dipakai dulu para pedagang sebelum masa pemeliharaan enam bulan selesai.

“Jadi kalau sudah beres silahkan ditempati. Namun tetap harapan pedagang tetap ingin ditempati. Kami juga menunggu keputusannya seperti apa,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi UMK dan Perdagangan Kabupaten Ciamis Tri Sunarto menjelaskan revitalisasi Pasar Manis Ciamis sudah beres. Saat ini masih masa pemeliharaan selama enam bulan.

Pihaknya, kata Tri, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pihak penyedia, pengawas dan PPK. Termasuk, akan melihat ke lokasi kios-kios baru itu.

“Belum bisa menargetkan pastinya kapan relokasinya. Nanti kita komunikasikan dengan pihak penyedia jasa, karena masih pemeliharaan,” ujarnya.

Tri mengaku memang pihaknya berharap agar kios-kios di Blok C itu segera diisi, karena melihat kepentingan lebih luas, khususnya masyarakat.

Dinas juga, kata Tri, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat pasar (pengguna kios) agar bersama-sama memelihara bangunan yang baru dibangun itu.

“Kita akan pelajari nanti kapan akan relokasinya, karena saya menjabat baru kali ini masuk di dinasnya. Mungkin kalau sudah dua minggu bisa memberikan statement yang rinci,” jelasnya.

Tri sejauh ini masih mempelajari teknis pemindahan pedagang dari kios sementara ke kios di Blok C.

“Kami ingin tidak terlalu lama, karena kami tahu kebutuhan pedagang itu seperti apa,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.