Berkarya Pertanyakan Penanganan Politik Uang

28
Risan Sugiayasin

GARUT KOTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Garut mempertanyakan penanganan kasus politik uang (money politic) oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Garut.

“Temuan kasus politik uang ini sudah ada, tetapi penangannya sampai hari ini tidak kedengaran sama sekali,” ujar Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Garut Risan Sugiayasin kepada Rakyat Garut, Rabu (24/4).

Pihaknya mempertanyakan penanganan kasus tersebut karena politik uang telah mengotori demokrasi. Dengan adanya politik uang, kata dia, langkah partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat akan sia-sia. “Pendidikan politik yang selama ini diberikan kepada masyarakat akan sirna dengan ulah para pelaku politik uang ini,” terangnya.

Maka dari itu, dia berharap Bawaslu bekerja profesional dan menindak pelaku politik uang. “Saya menuntut kinerja Bawaslu dan Gakumdu untuk menindak berbagai persoalan yang terjadi saat Pemilu 2019, salah satunya politik uang,” terangnya.

Dia juga berharap petugas memberikan sanksi tegas terhadap peserta Pemilu yang melakukan tindakan pelanggaran, seperti melaksanakan politik uang. “Saya harap calonnya dapat sanksi yang tegas, baik itu secara administratif atau didiskualifikasi serta suara pribadinya dianggap tidak sah maupun pidana,” terangnya. Menurut dia, apabila fenomena ini dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi proses demokrasi.

Dihubungi terpisah, Komisioner Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid mengatakan dalam perkara pelanggaran Pemilu, pihaknya sudah memprosesnya. Saat ini pun Bawaslu tengah menyelidiki dugaan politik uang di wilayah Garut Kota dan Cihurip. Barang bukti berupa amplop berisi uang juga sudah diterima.

“Jadi ada tiga kasus politik uang. Yang dua lagi akan kami panggil caleg bersangkutan minggu-minggu ini,” ucapnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.