Beranda Bola Berkat Instruksi di Ruang Ganti

Berkat Instruksi di Ruang Ganti

66
BERBAGI

PALEMBANG – Persib Bandung sempat memiliki asa untuk membawa tiga poin dalam lawatannya ke stadion Jakabaring, Palembang, semalam. Mereka mampu menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Sriwijaya FC.

Gol tim berjuluk Maung Bandung itu dicetak oleh Ezechiel N’Douassel pada menit 28. Namun, kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Persib harus pulang dengan tangan hampa.

Sebab, Sriwijaya FC mampu tampil trengginas di babak kedua. Menit 49, Esteban Vizcarra mempu mencetak gol penyeimbang.

Dua menit ber­selang, Marckho Merauje mencetak gol untuk mem­bawa Sriwiaya berbalik unggul.

Dua gol dalam tempo tiga menit itulah yang membuat mental pemain Persib runtuh. Hal itu memudahkan Manuchekr Dzhalilov mencetak gol di menit 66 guna menutup laga dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

“Saya tak tahu kenapa. Kami seperti hilang fokus selama lima menit. Dan karena lima menit itu, kami akhirnya kalah,” kata asisten pelatih Persib Fernando Soler.

Soler tak mampu menutupi rasa kecewanya. Sebab, hal itu mengingatkan gol penyeimbang PS Tira di akhir laga (26/3) pekan lalu.

Hal itu dibenarkan oleh pelatih Sriwijaya FC Rahmad Dharmawan. Menurutnya, babak pertama praktis menjadi milik Persib.

“Kami banyak membuat pelanggaran yang tak perlu. Kami tegang,” katanya.

Namun, ruang ganti menjadi kunci dibalik kemenangan Sriwijaya. Dalam kondisi tertinggal, Rahmad memberikan isntruksi khusus.

Saya minta anak-anak main lepas. Jangan tegang. Main tanpa beban,” tegas mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Motivasi itu terbukti ampuh. Permainan lepas dari Sriwijaya mampu membuat Persib tunduk. “Ini berkat kerja keras anak-anak di lapangan. Serta dukungan suporter yang terus ada,” tegasnya. (gus/jpg)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.