Bertambah 5 Orang Positif, Kasus Covid-19 di Kota Banjar Terus Merajalela

59
0
Loading...

BANJAR – Kasus Covid-19 di Kota Banjar masih tinggi. Hingga Minggu (27/12), terdapat penambahan lima orang terkonfirmasi positif.

“Mereka di antaranya berinisial A laki-laki dari Desa Raharja, R laki-laki dari Desa Balokang, A laki-laki dari Kelurahan Bojongkantong, S perempuan dari Desa Balokang dan G laki-laki Desa Mulyasari. Itu hasil swab test,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Agus Nugraha kemarin.

Ia menghawatirkan banyak penambahan kasus positif baru pada libur kali ini. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat tidak bepergian, seperti wisata atau mudik demi mencegah paparan virus yang lebih banyak.

“Momen Natal dan Tahun Baru ini merupakan serangan ketiga, itu yang kita khawatirkan. Penambahan kasus masih terus terjadi setiap harinya. Kemudian jumlahnya juga masih relatif di atas 50 orang yang belum sembuh dari virus corona,” katanya.

Dari data yang dipublis, jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih dalam perawatan, baik di ruang isolasi khusus maupun di isolasi mandiri berjumlah 64 orang. Sehingga jumlah total yang sudah terkonfirmasi positif Covid-10 sebanyak 270 orang. Meninggal dunia 10 orang.

Loading...

“Jumlahnya sangat tinggi jika dirasio dengan jumlah penduduk kita, mungkin di Jabar kita berada posisi atas untuk jumlah kasus dengan perbandingan rasio jumlah penduduknya,” kata Agus.

Baca juga : 270 Warga Kota Banjar Positif Covid-19, Kasusnya Terus Bertambah

Disamping jumlahnya terus bertambah, kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan masih dirasa kurang maksimal. Banyak warga yang masih melanggar prokes dengan tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

Buktinya, Satgas Penegakan Disiplin Prokes Kota Banjar yang terdiri dari TNI, Polri dan Pemkot Banjar masih menemukan banyak pelanggar. Terakhir ada sekitar 40 orang lebih pelanggar yang diberikan sanksi di lokasi razia masker.

“Sedikitnya sebanyak 42 pelanggar terjaring dalam operasi disiplin prokes dengan dikenai sanksi ringan berupa sanksi sosial dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengucapkan butir-butir Pancasila, serta tindakan fisik terukur berupa push up,” kata Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny.

Sementara itu, satu hari sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (26/12) juga terdapat penambahan lima pasien positif Covid-19. Tiga diantaranya merupakan balita.

“Yang tiga balita tersebut mereka itu masih sepupuan dan terpapar dari orang tua salah satu balita yang bekerja sebagai nakes di RS Asih Husada Langensari,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar H Agus Nugraha Sabtu (26/12). (cep/nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.