Bertamu Lama di Kota Banjar, Wajib Rapid Test

77
0
SWAB TEST. Tim pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar melakukan swab test terhadap warga yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
SWAB TEST. Tim pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar melakukan swab test terhadap warga yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih tidak main-main dalam menanggulangi penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Ia memerintahkan seluruh kepala desa dan lurah agar mengawasi setiap tamu yang masuk ke wilayahnya.

Jika keberadaannya lebih dari 24 jam, kata dia, maka wajib mengikuti rapid tes, baik di puskesmas atau di Pendopo Kota Banjar. Khusus di pendopo, rapid test dilakukan setiap hari Rabu.

Sementara di puskesmas pelayanan setiap hari. Rapid test gratis tanpa dipungut biaya. “Tamu yang datang lebih dari 24 jam harus di-rapid test. Kita akan memperketat kedatangan orang-orang ke Kota Banjar demi memperkecil jumlah peningkatan kasus positif Covid-19,” kata Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih, Senin (26/10).

Baca juga : Melonjak, Ada 19 Warga Kota Banjar Positif Corona

Terlebih, kata dia, menghadapi cuti bersama, sehingga libur dari Rabu hingga Minggu. Dikhawatirkan banyak tamu sanak sodara yang datang ke Kota Banjar.

Pihaknya meminta seluruh kepala desa lurah hingga ke tingkat RT memperketat pengawasan orang-orang yang berkunjung, terutama dari daerah yang zona merah.

“Saya menekankan pada kepala desa dan lurah agar mengawasi dengan ketat setiap tamu yang datang. Wajib lapor ke RT setempat. Jika ingin tinggal lebih dari 24 jam di Kota Banjar maka harus rapid test,” kata Ade Uu Sukaesih.

Ia mengakui untuk masyarakat Banjar sudah hampir 80 persen patuh protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan menggunakan sabun (3M).

“Kita prihatin saat ini situasi kasus Covid-19 di Kota Banjar kembali meningkat. Jumlah yang positif sudah ada 20 orang dan sedang dirawat di ruang isolasi khusus. Jadi kita harus disiplin mematuhi protokol kesehatan, jangan main-main,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.