BI Klaim Inflasi September 2020 di Tasik Terkendali

96
0

KOTA TASIK – Bank Indonesia (BI) mencatat Pada bulan September 2020, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tasikmalaya mengalami deflasi 0,03 persen (mtm).

Namun, deflasi yang terjadi tidak serendah bulan sebelumnya sebesar -0,27 persen (mtm).

Kepala Kantor BI Tasikmalaya, Darjana mengatakan, dengan perkembangan tersebut, inflasi tahun berjalan adalah 0,93 persen (ytd) dan inflasi tahunan 1,31 persen (yoy).

Angka itu disebut masih lebih rendah dibandingkan dengan inflasi Nasional yang tercatat 1,42 persen (yoy) dan inflasi Jawa Barat sebesar 1,77 persen (yoy).

“Inflasi Kota Tasikmalaya pada September 2020 tetap rendah atau terkendali,” kata dia, melalui keterangan resminya, Minggu (04/10) sore.

Ia menerangkan, deflasi yang terjadi di Kota Tasikmalaya kembali didukung penurunan harga komoditas bahan makanan.

Sama dengan kondisi nasional, penurunan harga terutama terjadi pada telur ayam ras dan daging ayam ras didukung kecukupan pasokan dan permintaan yang terjaga.

Darjana menyebutkan, penurunan harga telur ayam ras bulan September lebih dalam dibandingkan penurunan bulan sebelumnya.

Hal tersebut turut didukung oleh penguatan kerja sama antar daerah yang diinisiasi TPID Kota Tasikmalaya dengan TPID Kabupaten Blitar sebagai produsen utama telur ayam ras.

Kerja sama itu menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.

“Penurunan harga juga terjadi pada jeruk, jengkol, dan tomat,” terangnya

Dia menambahkan, tekanan inflasi berasal dari kenaikan biaya akademi/perguruan tinggi pada tahun ajaran baru yang juga terjadi di 19 kota IHK lainnya.

Harga minyak goreng, martabak, beras, dan ketimun juga terpantau meningkat.

Menurut dia, tingkat harga yang terjaga akan mendukung pertumbuhan ekonomi sejalan dengan pemulihan ekonomi yang terus membaik.

Namun, masyarakat tetap perlu menjaga protokol kesehatan dan menghindari kerumunan.

“Untuk itu UMKM dan pelaku usaha dihimbau untuk meningkatkan penjualan secara online dan masyarakat dihimbau untuk bertransaksi secara digital atau nontunai,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.