BI Tasikmalaya Sediakan Uang Kartal Rp 3,92 Triliun

153
0
KONFERENSI PERS. Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya Heru Saptaji (kiri) saat konferensi pers di RM Asep Stroberi Kamis (16/5). Pihaknya memaparkan ketersediaan uang selama Ramadan dan Idul Fitri 2019. Lisna Wati / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya menyediakan Rp 3,92 triliun guna memenuhi kebutuhan uang tunai selama Ramadan dan Idul Fitri 2019. Jumlah ini naik 14,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Kepala Perwakilan  BI Tasikmalaya Heru Saptaji menyatakan uang yang disediakan ini jumlahnya lebih besar dibandingkan proyeksi kebutuhan uang di seluruh perbankan di Priangan Timur yang berkisar Rp 3,41 triliun.

“Sehingga masyarakat tak perlu khawatir, karena ketersediaan uang mencukupi,” ujarnya saat konferensi pers di RM Asep Stroberi Jalan Kalektoran Kota Tasikmalaya Kamis (16/5).

Uang pecahan baru yang disediakan terdiri dari Rp 3,59 triliun uang pecahan besar (pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu) dan Rp 0,33 triliun uang pecahan kecil (di bawah Rp 50 ribu).

Untuk layanan penukaran uang, lanjutnya, bisa dilakukan di 29 bank dan 19 BPR yang tersebar di Priangan Timur. Hal ini guna mempercepat dan mempermudah masyarakat mendapatkan uang tunai.

“Untuk pelayanan kas keliling kami laksanakan sejak tanggal 2 hingga 29 Mei. Selain itu, pada 27-31 Mei dibuka layanan penukaran uang di halaman gedung kantor BI Tasikmalaya,” ungkap dia.

Tambah dia, sebagai langkah antisipasi juga akan dilaksanakan layanan kas prima di pusat-pusat keramaian.

Loading...

BI juga bekerja sama dengan tujuh bank yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, BJB, Bank Muamalat, Bank Woori Saudara dan BPR Syariah Al Madina dengan melakukan penukaran uang terpadu di sembilan lokasi pasar murah atau bazar ramadan yang diselenggarakan oleh BI Tasikmalaya. Guna memperlancar proses pemenuhan uang tersebut, BI menghimbau kepada masyarakat agar melakukan penukaran di tempat penukaran resmi.

“Waspada dalam bertransaksi dengan mengingat 3D yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang. Selain itu harus memperlakukan dan merawat rupiah melalui 5 Jangan yakni Jangan Dicoret, Jangan Distepler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi dan Jangan Dilipat,” tandasnya

Untuk transaksi yang lebih aman, sambungnya, gunakan instrumen pembayaran non tunai. (ujg/na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.