Biaya Transportasi Jemaah Haji Gratis

102
0
BIMBINGAN. Ribuan calon jemaah haji mengikuti bimbingan manasik di Aula IAIC, Senin (1/7). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menanggung biaya transportasi dan makan minum calon jemaah haji sebanyak 1.519 orang dari kabupaten ke embarkasi, baik pulang dan pergi.

Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk menanggung transportasi, makan dan minum selama jemaah haji dalam perjalanan dari kabupaten ke embarkasi.

“Kita baru siapkan Rp 500 juta untuk kebutuhan biaya tersebut. Sementara Kemenag Kabupaten Tasikmalaya mengusulkan Rp 1,3 miliar. Namun sisanya pasti akan dipenuhi,” ungkap Ade kepada wartawan usai membuka kegiatan bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Tasikmalaya di Aula Institut Agama Islam Cipasung (IAIC), Senin (1/7).

Kata dia, ditanggungnya biaya transportasi jemaah haji sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. “Kami punya peraturan daerah yang mengatur biaya transportasi jemaah haji, sehingga menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam menanggung biaya perjalanan dan makan minum jemaah haji dari awal pemberangkatan ke embarkasi dan pulang kembali ke daerah,” terangnya.

Kata dia, memang anggaran yang disiapkan belum mencukupi sesuai dengan usulan dari Kemenag. Namun, pihaknya akan tetap menutupi semua kebutuhan biaya transportasi keberangkatan dan pulang jemaah haji dari embarkasi ke Kabupaten Tasikmalaya.

“Insyaallah dengan senyum dan doa jemaah haji, pemerintah daerah berupaya memenuhinya. Saya akan mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan anggaran tersebut, asalkan yakin kepada Allah dikehendaki, maka dikehendaki,” paparnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya KH Usep Saepudin Muhtar mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang sudah menanggung biaya transportasi, makan dan minum jemaah haji dari Tasik ke embarkasi.

“Kami memang sebelumnya sudah mengusulkan ke bupati secara langsung soal biaya yang harus ditanggung pemkab untuk ongkos jemaah haji ke embarkasi dan sebaliknya termasuk makan minumnya,” bebernya.

Kata dia, bantuan biaya transportasi secara gratis ini sangat membantu para jemaah haji yang akan berangkat. “Kami sangat bersyukur sekali Pemkab Tasik memberikan perhatian penuh. Karena di Jabar saja baru ada empat daerah termasuk Tasik yang sudah menanggu biaya transportasi jemaah haji,” bebernya.

Jelas dia, untuk jemaah haji yang berangkat dari Kabupaten Tasikmalaya terbagi dalam lima kloter. Yakni kloter 22, 35, 43, 50 dan 54.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya KH Ii Abdul Basyit mengimbau para jemaah untuk tetap menjaga kesehatan lahir dan batin. Sehingga bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar. “Ibadah haji itu membutuhkan kekuatan lahir dan batin secara ekstra. Diharapkan supaya betul-betul mempersiapkannya, terutama kesiapan batin dan mental melalui keikhlasan,” katanya.(dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.