BKSDA Kewalahan Atasi Rusa dan Kera

140
0
BERKELIARAN. Rusa Cagar Alam sering keluar dari habitatnya, hal ini dikhawatirkan mengganggu aktivitas pengunjung ke Pantai Pangandaran Senin (27/5). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Kabupaten Pangandaran mengaku kewalahan mengatasi rusa dan kera yang keluar dari habitatnya di Cagar Alam.

“Semua penanganan sudah diserahkan ke pihak di atas, kemungkinan setelah Lebaran akan dibahas mengenai penanganan tersebut di tingkat pusat. Kemungkinan dari pihak warga yang sering terganggu juga akan diundang,” ungkap Kepala BKSDA Resort Kabupaten Pangandaran Uking Iskandar kepada Radar, Senin (27/5).

Pihaknya terus mencoba menggiring rusa dan kera untuk kembali ke habitat mereka, namun tetap saja kembali keluar. ”Setiap pagi dan sore digiring kedalam, tapi akhirnya kembali lagi,” ujarnya.

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang mengadu ke BKSDA, karena merasa terganggu dengan keberadaan hewan rusa dan kera. ”Sementara petugas kita kan terbatas, hanya ada 11 orang saja,” tuturnya.

Lanjut Uking, tidak sedikit rusa Cagar Alam yang mampu menjelajah cukup jauh di luar habitatnya. ”Bahkan sempat ada laporan sampai ke Cijulang,” terangnya.

Jumlah populasi rusa di Cagar Alam sebanyak 178 ekor, sementara populasi kera sekitar 300 lebih yang terbagi menjadi tujuh kelompok. ”Satu kelompoknya bisa sampai 29 sampai 50 ekor,” terangnya.

Menurutnya, perkembangan populasi rusa tergolong lambat dibandingkan dengan populasi kera.” Populasi rusa sering terganggu oleh serangan anjing kampung, banyak anak rusa yang dimangsa oleh hewan tersebut, sementara kera hampir tidak memiliki predator” jelasnya.

Anjing kampung tersebut memang kerap masuk ke kawasan Cagar Alam, sehingga membuatnya merasa jengkel. ”Jujur saja, saya merasa jengkel melihat anjing kampung yang sering memangsa anak rusa, baru lahir sudah mati digigit,” ujarnya.

Salah seorang wisatawan, Dadan Kustiawan (45) mengaku tidak risih dengan keberadaan hewan rusa dan kera di sekitaran pantai. ”Justru jadi tontonan menarik,” terangnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.