Nelayan Diminta Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi, Nelayan Pangandaran Diimbau Hati-hati

233
0
MELAUT. Nelayan di Pangandaran tetap melaut meski peringatan potensi gelombang tinggi telah dikeluarkan BMKG Kamis (13/6). (Deni Nurdiansah / radartasikmalaya.com)

PANGANDARAN – Adanya peringatan dini mengenai adanya potensi gelombang tinggi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Para nelayan di Pangandaran diimbau lebih hati-hati ketika melaut.

Petugas Syahbandar Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Wilayah Kabupaten Pangandaran Suherdin mengatakan pihaknya sudah menerima peringatan gelombang tinggi tersebut dari BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap.

Yang menyebutkan adanya potensi atau peluang terjadinya gelombang dari mulai empat sampai enam meter di beberapa perairan termasuk Cilacap. “Jadi kami imbau nelayan waspada,” jelasnya kepada Radar, Kamis (13/6).

Menurut dia, para nelayan di Pangandaran sudah diimbau lebih waspada saat melaut. Dengan melengkapi perahu menggunakan alat keselamatan yang memadai dan alat penerangan. ”Mereka juga kita minta terus update perubahan cuaca,” jelasnya.

Dalam peringatan dini tersebut, kata dia, potensi gelombang tinggi bisa terjadi sampai tanggal 15 Juni mendatang. ”Kita sudah sampaikan surat edaran ke HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia), nakhoda, pemilik kapal dan rukun nelayan se-Pangandaran,” katanya.

Wakil Sekretaris DPC HNSI Kabupaten Pangandaran Fuad Husein mengatakan meski gelombang tinggi mulai muncul, beberapa nelayan masih tetap melaut. ”Masih ada nelayan yangmelaut sampai kisaran 3 mil,” ujarnya.

Menurut Fuad, gelombang tinggi biasanya terjadi malam hari sampai dengan pagi hari. Padahal jam tersebut merupakan waktu yang digunakan nelayan untuk melaut.

“Nelayan harus membaca situasi cuaca, kalau seandainya gelombang tinggi nampak. Segera mencari tempat aman, jangan memaksakan,” terangnya.

Kabid Ikan Tangkap Dinas Keluatan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran Rusmana menambahkan gelombang tinggi yang terjadi saat ini, otomatis mempengaruhi tangkapan ikan nelayan. ”Pasti ada penurunan,” singkatnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.