Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.4%

54.4%

6.9%

0.7%

13%

0%

22.4%

0%

BNN Gerebek Pabrik Sumpit di Kawalu Kota Tasik, Diduga Jadi Pabrik Narkoba

10891
0

KOTA TASIK – Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat didampingi aparat Polres Tasikmalaya Kota dan TNI, menggerebek sebuah rumah yang dijadikan pabrik sumpit di Jalan Raya Karangnunggal-Kawalu.

Tepatnya di Kampung Awilega, RT2, RW8, Kelurahan Gununggede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasik, Selasa (26/11) sore.

Diduga, pabrik sumpit yang sudah beroperasi 1 tahun lebih itu menjadi pabrik narkoba, yang belum diketahui jenisnya.

Hingga pukul 20.00 WIB, BNN dan aparat gabungan masih melakukan penggeledahan dan pemeriksaan di rumah yang disulap jadi pabrik sumpit itu.

Sementara terpantau radartasikmalaya.com, 2 orang yang diduga pekerja pabrik itu diamankan pihak Kepolisian dan sementara dibawa ke Polsek Kawalu.

BNN dan aparat gabungan belum mengeluarkan keterangan resmi hingga berita ini masuk ke dapur redaksi.

Namun, hal ini menjadi tontonan warga sekitar pabrik dan para pengendara. Karena lokasi pabrik berada di pinggir jalan raya.

“Sudah 1 tahun sih ini rumah yang kosong awalnya tiba-tiba beroperasi jadi pabrik sumpit. Para pekerja dan penghuninya tertutup tak bersosialisasi dengan warga. Tertutup pokoknya,” ujar Karang Taruna Gununggede, Ajat Sudrajat (42) kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, warga pun awalnya kaget saat sore hari mendadak ada kendaraan BNN parkir di sekitar lokasi pabrik.

Baca Juga : BNN Gerebek Pabrik Sumpit di Kawalu Kota Tasik, 9 Tersangka Merupakan Jaringan Narkoba Jawa-Kalimantan

Kemudian beberapa orang dari mobil itu, masuk ke lokasi pabrik. “Seperti penggerebekan saja. Kata warga lain sekitar jam 15.00 WIB penggerebekannya,” terangnya.

Sementara itu, tetangga lokasi pabrik, Juhari (50), mengaku kaget dengan adanya penggerebekan ini. Karena selama ini tak ada aktivitas mencurigakan di dalam pabrik itu.

“Orang-orang yang selalu ke lokasi pabrik tertutup. Tak akrab dengan warga. Kabarnya yang punya pabriknya dari Jawa,” tuturnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.