BNNK Ciamis Ajak Awak Kendaraan Berperan dalam P4GN

170
0
Para awak angkutan bersiap untuk tes urin. foto; istimewa

CIAMIS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) dengan kata lain, Abdiyasa Teladan sebagai bentuk penghargaan kepada profesi pengemudi angkutan penumpang.

Kegiatan bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, jalan Oto Iskandardinata Lingkar Selatan- Benteng, Rabu
(9/5/2018).

Sebanyak 13 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari pengemudi Angkutan Kota (Angkot), Angkutan Pedesaan (Angdes) dan Pengemudi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Menurut Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan S TP MSi, sebelum terpilih menjadi Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT), para peserta
diberikan pengarahan, pembekalan dan pembinaan dari sejumlah pemateri yang salah satunya dari BNN.

Tujuannya, memberikan pemahaman kepada peserta terkait bahaya narkoba, sekaligus pemeriksaan urine kepada peserta yang hadir.

“Sehingga, peserta yang mengikuti pemilihan AKUT ini benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba,” kata Erwan.

Menurutnya, ada keterkaitan antara narkoba dengan keselamatan di jalan.

“Kita ketahui bahwa sopir atau awak angkutan adalah tulang punggung dalam keselamatan angkutan. Jika mereka mengkonsumsi narkoba, tentu ini akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan dirinya dan penumpang,” ujarnya.

Erwan menghimbau, kepada peserta yang hadir khususnya, untuk menghindari narkoba dan jangan pernah mencoba narkoba.

Selanjutnya narasumber dari BNNK Ciamis AKBP Yaya  Satyanagara SH, menjelaskan bahwa dewasa ini penyalahgunaan narkoba sudah semakin mengkhawatirkan.

“Presiden Republik Indonesia
mengatakan Indonesia Darurat Narkoba, sebab kejahatan atau penyalahgunaan narkoba akan berdampak lebih dahsyat terhadap kehidupan manusia apabila dibandingkan dengan perbuatan
kejahatan lainnya yang sama-sama merugikan bangsa dan negara,” tuturnya.

Pada kegiatan ini, Yaya juga menjelaskan mengenai apa itu narkoba, jenis narkoba dan sanksi hukum yang diberikan kepada penyalahguna narkoba.

Yaya berharap, awak angkutan dapat menyampaikan kembali informasi tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Peran serta masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sangat diperlukan. Sebab BNN tak bisa bergerak sendiri dalam menangani permasalahan narkoba ini. Kami siap bersinergi dengan pihak mana pun juga termasuk awak angkutan untuk mengatasi permasalahan narkoba ini,” pungkasnya. (rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.