BNNK Menduga Ada Bandar Besar

225

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Ciamis menduga ada bandar besar di balik transaksi narkoba yang dilakukan IC. Pengedar asal Cempakawarna Kota Tasikmalaya itu ditangkap saat tengah menunggu calon pembeli di dekat lampu merah Sindangkasih Sabtu (24/3) pukul 00.00.

Dia kedapatan membawa satu paket kecil ganja kering seberat 2,47 gram dan satu paket kecil sabu seberat 0,11 gram di saku depan celana jeans biru yang dikenakannya.

“Diduga ada bandar besar di balik tertangkapnya pengedar sabu dan ganja di perbatasan,” ungkap Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara SH kepada Radar, Minggu siang (25/3).

Sampai saat ini, kata dia, petugas belum berhasil mendapatkan informasi soal bandar narkoba tersebut dari IC. Pelaku masih tutup mulut. Termasuk soal calon pembeli yang sedang ditunggunya malam itu.
Untuk sementara, IC dititipkan di Lapas Kelas IIB Ciamis sambil menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus.

Guna mengantisipasi masuknya narkoba ke Ciamis, lanjut Yaya, BNNK Ciamis akan memperketat pengawasan. Dia mengakui jalur perbatasan merupakan menjadi titik rawan peredaran narkoba. Baik ganja, sabu, maupun obat-obatan terlarang. (lihat grafis)

“Itu kami waspadai setiap saat selama 24 jam, karena berbagai kemungkinan bisa terjadi. Kita juga gencar sosialisasi ke semua kalangan untuk sama-sama perangi narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, peredaran narkoba di Ciamis kebanyakan berasal dari luar daerah. Di Ciamis sangat jarang ditemukan pengguna narkoba.

“Di Ciamis ini kebanyakan bukan pengguna narkoba, namun justru yang dominan pengguna (minuman keras) oplosan,” tegasnya.

Di tingkat nasional, lanjutnya, kasus peredaran narkoba kebanyakan masuk melalui jalur laut. Untuk itu, BNNK Kabupaten Ciamis juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan BNN pusat.

Pangandaran dikhawatirkan menjadi salah satu pintu masuk narkoba ke wilayah Ciamis melalui jalur laut.
“Jalur laut kita tetap waspada, karena rentan narkoba itu memakai jalur laur,” pungkasnya. (isr)

loading...