Beranda Tasikmalaya Boleh Ikhtiar Asal Jangan Negosiasi
Enam Pejabat Ikuti Pelantikan Susulan

Boleh Ikhtiar Asal Jangan Negosiasi

104
BERBAGI
MELANTIK. Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum melakukan pelantikan susulan terhadap pejabat di Pendopo Lama Kamis (12/7).

SINGAPARNA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dr H Basuki Rahmat MSi mengatakan hal yang wajar apabila Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum meminta pejabat untuk berikhtiar kepada pimpinan ketika ingin dirotasi, mutasi atau promosi jabatan.

“Bupati boleh saja menawarkan atau menyuruh ikhtiar kepada pegawainya ketika ada keinginan naik jabatan atau promosi. Asal tidak bermaksud Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) atau ada negosiasi dalam ikhtiar tersebut,” ujarnya kepada Radar, Kamis (12/7).

Kata dia, ikhtiar pegawai kepada pimpinan hanya sebatas menunjukkan keinginan dan motivasi untuk mengembangkan karier sebagai PNS, sehingga diketahui oleh pimpinan sebagai pemangku kebijakan. Namun jangan sampai ada hal-hal yang tidak baik dilakukan dalam ikhtiar antara pegawai dan kepala daerah. “Selama itu hanya menyampaikan motivasi ya sah-sah saja dan wajar seorang pegawai memberi tahu keinginannya kepada pimpinan,” terangnya.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ruhimat menjelaskan rasanya kurang etis seorang pegawai menyampaikan keinginannya untuk dirotasi, mutasi dan promosi langsung kepada pemangku kebijakan. “Artinya hasil dari asesmen lelang jabatan atau pertimbangan Baperjakat harus menjadi acuan paling utama untuk melakukan rotasi, mutasi dan promosi,” tegasnya.

Sementara itu, enam pejabat yang terdiri dari eselon III dan IV mengikuti pelantikan susulan oleh Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum di Pendopo Lama, Kamis (12/7).
Enam pejabat ini awalnya tidak bisa hadir pelantikan rotasi, mutasi dan promosi pada Selasa (3/7) dan Jumat (6/7) dengan alasan sakit.

“Karena mereka pada pelantikan sebelumnya tidak bisa hadir, jadi sekarang dilakukan pelantikan susulan,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya Ade Sumanang MSi kepada Radar kemarin. Sedangkan untuk rotasi, mutasi dan promosinya enam pejabat ini sudah dilakukan pada pelantikan serentak dengan yang lainnya.

Kata dia, BKD sedang menyiapkan lelang jabatan eselon II untuk mengisi kekosongan pejabat yang pensiun tahun ini. “Semuanya sudah disiapkan, mudah-mudahan 20 Juli sekarang sudah bisa diumumkan persyaratan lelang jabatannya. Kami sudah komunikasi dengan Komisi ASN terkait persyaratan lelang jabatan ini,” jelasnya.

Pejabat yang mengikuti pelantikan susulan diantaranya Maman Rahman Effendi ST MM dari jabatan lama Kepala Bagian Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya ke jabatan baru Camat Parungponteng.

Kemudian ada lima pejabat eselon IV seperti Dadang Ahmad Juanda SKM dari jabatan lama Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Puskesmas Kecamatan Bojonggambir ke jabatan baru Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Puspahiang. Drs Dedi Kusdinar dari jabatan lama Kepala UPT Balai Benih Padi dan Palawija pada Dinas Pertanian ke jabatan baru Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan Wilayah III pada Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya.

Selanjutnya, Suhi Sutardi Iskandar SPd MSi dari jabatan lama Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Umum pada Kecamatan Cigalontang menjadi Kepala Seksi Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar pada Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya.

Drs Jatnika Wibisana dari jabatan lama Kepala Seksi Pengawasan Kearsipan pada Bidang Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Tasikmalaya menjadi Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Umum pada Kecamatan Cigalontang.

Mukhamad Gunawan SIP dari jabatan lama Pengelola Kepegawaian Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Culamega menjadi Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya. (dik)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.