BPBD : 7 Bulan ke Depan Kota Tasik Siaga Banjir dan Longsor

20
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Yudi Kustiadi. foto; rangga jatnika/radar tasikmalaya.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAWANG – Sampai tujuh bulan ke depan, pemerintah menetapkan Kota Tasikmalaya siaga bencana banjir dan longsor. Normalisasi sungai yang dijejali sampah diperlukan untuk mengantisipasi banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Yudi Kustiadi me­nerangkan, berdasarkan rapat dari Tim Reaksi Cepat (TRC) yang tergabung dari beberapa instansi pemerintahan lain, ditetapkan bahwa 7 November sampai 31 Mei Kota Tasikmalaya berstatus siaga bencana banjir dan longsor.

“Jadi penetapan status itu untuk 7 bulan ke depan,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (8/11).

Hal itu sehubungan dengan musim hujan yang sudah datang sejak seminggu kemarin. Ancaman bencana yang potensial yakni banjir serta tanah longsor.

“Tapi banjir di kita tidak seperti di Cipatujah, hanya genangan yang bisa surut dalam beberapa jam,” ujarnya.

Potensi wilayah banjir adalah kawasan-kawasan di seputaran pusat Kota se­perti Mangkubumi, Tawang, Cihi­deung, Purbaratu dan Cipedes.

Setiap musim hujan sebagian lokasi di lima kecamatan itu selalu tergenang banjir.

Penyebab dari terjadinya banjir setiap musim hujan, kata Yudi, yakni saluran air yang mendangkal dan banyak dijejali sampah.

Maka dari itu perlu normalisasi sungai dan saluran air guna mencegah kebanjiran. “Amdulillah dari PUPR dan Perwaskim sudah siap melakukan normalisasi,” terangnya.

Untuk longsor sendiri wilayah yang berpotensi yakni di Kecamatan Purbaratu, Tamansari, Bungursari dan Kawalu. Pasalnya kontur tanah di kawasan tersebut banyak terdapat tebing-tebing.

”Antisipasinya kita imbau masyarakat untuk tidak tinggal di rumah yang berada di dekat tebing, dan diupayakan penguatan TPT (tembok penahan tanah, Red),” katanya.

BPBD sendiri menyiagakan personel untuk diterjunkan ketika bencana alam terjadi. Pihaknya sudah mengecek kesiapan logistik, sarana prasarana dan kebutuhan darurat yang akan digunakan.

“Untuk operasional penanggulangan dan kebutuhan konsumsi masyarakat sudah kita siapkan jika diperlukan,” bebernya. (rangga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.