BPBD Ajukan Perbaikan Rumah Darurat bagi Ede

37
MASIH MENGUNGSI. Keluarga Ede Sopyan (50) masih mengungsi di rumah tetangganya setelah rumahnya rusak akibat angin kencang dan hujan deras.

BUNGURSARI – Keluarga Ede Sopyan di Kampung Pasir Angin Boboko Gunungtengah Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari mendapatkan secercah harapan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya akan mengajukan bantuan perbaikan rumah bersifat darurat.

Manajer Pusdalops BPBD Kota Tasikmalaya Harisman mengatakan pihaknya berencana mengajukan perbaikan rumah untuk keluarga Ede ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya. Diharapkan dalam waktu dekat bantuannya bisa disalurkan kepada korban.

“Kalau tidak ada kendala kurang dari seminggu bisa cair,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (10/1).

Akan tetapi bukan perbaikan secara total tetapi hanya bersifat darurat saja. Pada prinsipnya keluarga Ede bisa kembali menempati rumahnya yang saat ini tidak layak huni. “Karena dananya sedikit, jadi akan diprioritaskan bagian-bagian penting saja,” katanya.

Bantuan yang sudah disalurkan kepada keluarga Ede berupa kebutuhan darurat. Mulai makanan, terpal dan kebutuhan bayi. “Kalau bantuan tanggap darurat sudah kita berikan,” katanya.

Ede mengaku gembira mendapat informasi pengajuan bantuan tersebut. Dia berharap bisa membawa kembali keluarganya yang sementara ini mengungsi di rumah tetangga yang belum jadi total. “Alhamdulillah kalau memang ada bantuan,” terangnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perumahan Perwaskim Kota Tasikmalaya H Aried mengatakan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) merupakan program terencana. Maka dari itu penerimanya sudah ditentukan sejak tahun 2018 lalu. “Karena itu bantuan terencana, bukan insidental,” terangnya.

Maka dari itu dalam hal ini pihaknya tidak bisa memberikan bantuan untuk keluarga Ede. Adapun potensi yang bisa didapatkan yakni program perbaikan rumah dari organisasi-organisasi yang konsens dalam bantuan perbaikan rumah. “Ada beberapa kelompok yang suka membantu perbaikan rumah,” ujarnya.

Keluarga Ede Sopyan (50), sebelumnya, belum mendapatkan kepastian adanya bantuan perbaikan rumah rusak dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Rabu (9/1), warga Pasir Angin Boboko Gunung Tengah Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari itu masih mengungsi di tetangganya.

Ede bingung untuk memperbaiki rumahnya yang ambruk diguyur hujan disertai angin kencang itu. “Masih bingung dari mana biayanya,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (9/1).

Bukan hanya soal pengadaan material, rumah Ede berada di lokasi yang terisolasi dari akses kendaraan roda empat. Sehingga material harus diangkut secara manual dari bahu jalan dengan jarak sekitar 500 meter. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.