BPBD Ciamis Sarankan Audit Bangunan SDN Sukadana yang Ambruk

33
0
Dadang Darmawan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis

CIAMIS – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Dadang Darmawan menyarankan agar dilakukan audit atau pengecekan terhadap atap-atap bangunan pemerintah.

Dengan begitu, maka akan diketahui mana atap bangunan layak dan sudah tidak layak atau perlu diperbaiki. Termasuk penggunaan genting tanah atau beton untuk konstruksi atap baja ringan.

“Saya pikir yang sekarang bukanya tidak sesuai (penggunaan genting untuk baja ringan, Red), namun banyak hal-hal yang memang di luar dugaan. Mungkin pertama dibangun masih kuat namun beberapa waktu mungkin sudah tidak kuat menahan beban,” ujar Dadang ditemui di Kantor BPBD Ciamis, Rabu siang (6/1).

Dadang menyampaikan, audit bangunan merupakan salah satu upaya atau bentuk peringatan dini atau memitigasi terhadap bangunan-bangunan pemerintah. Termasuk sekolah. “Alangkah baiknya sebelum ambruk ganti saja pakai multi roof, sementara gentingnya bisa dilelang,” ujarnya menyarankan.

“Saya pikir bila nanti sekolah tatap muka tidak akan terlalu membahayakan di sekolah,” ujarnya. Dadang juga menyarankan saat atap SDN 1 Sukadana diperbaiki, sebaiknya digunakan multi roof.

Baca juga : Pemkab Ciamis Siapkan Relokasi Warga Korban Tanah Retak di Kawali

Terkait ambruknya atap SDN 1 Sukadana, kata Dadang, karena bencana alam. Itu akibat intensitas hujan tinggi. “Jelas itu karena bencana alam,” kata dia menjelaskan.

Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Enang Kusmana menjelaskan, sekolah SDN 1 Sukadana akan diperbaiki secepatnya. Mengenai anggarannya, dia belum menghitungnya. “Mengenai persoalan penyebabnya oleh BPBD jelas itu karena bencana alam,” kata dia.

Menurutnya, bangunan sekolah-sekolah lainnya yang memerlukan perbaikan yaitu SDN di Gunungcupu Kecamatan Sindangkasih yang mengalami lapuk, SDN Margamulya Kawali tertimpa pohon dan SDN 1 Sindangsari Nasol Kecamatan Cikoneng bagian pagarnya roboh.

“Memang semua penyebabnya akibat intensitas hujan yang sangat tinggi,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis juga akan melakukan pendataan terkait bangunan-bangunan sekolah di Ciamis. Menurutnya, jumlah SD di Kabupaten Ciamis sebanyak 740 sekolah dasar negeri dan lima SD swasta. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.