BPJS Kesehatan Gulirkan Sistem Rujukan Online

12
NGOPI BARENG. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar Jayadi didampingi perwakilan RS PMC, Puskesmas Pataruman dan pengguna JKN-KIS saat menjelaskan sistem rujukan online Kamis (23/8). (Anto Sugiarto / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggulirkan sistem rujukan online. Sistem tersebut sebagai upaya memecahkan masalah antrean peserta di rumah sakit (RS) rujukan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar Jayadi mengatakan sistem rujukan online tersebut saat ini masih dalam uji coba. Mulai 15 Agustus hingga 30 September 2018.

“Rujukan online merupakan digitalisasi proses rujukan berjenjang untuk kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan rumah saki,” ujarnya saat acara Ngopi Bareng JKN di salah satu kafe Kamis (23/8).

Menurut Jayadi, di era sekarang, masyarakat inginnya serba mudah dan cepat. Untuk mengimbangi kebutuhan tersebut dibutuhkan fasilitas kesehatan yang beradaptasi dengan kondisi zaman now, yakni dengan memanfaatkan teknologi rujukan online.

Sistem ini diwajibkan bagi semua Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang sudah terhubung jaringan komunikasi internet sejak 21 Juni.

Prosedur rujukan online pada dasarnya hampir sama dengan rujukan manual. Hanya saja ada sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki pada rujukan manual.

“Peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir jika kehilangan atau lupa membawa surat rujukan, karena informasi rujukan peserta sudah terekam dalam sistem online. Cukup dengan menunjukkan kartu JKN-KIS, peserta sudah bisa dilayani di FKTP dan FKRTL tempatnya dirujuk,” jelasnya.

Kata dia, data peserta sudah tercatat di database antarfasilitas kesehatan, sehingga pelayanan peserta JKN-KIS pun menjadi lebih cepat karena data tidak perlu di input ulang pada saat pendaftaran.

Jayadi mengatakan tujuan sistem rujukan online untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di fasilitas kesehatan.

“Sampai dengan Agustus 2018 ini BPJS Kesehatan Cabang Banjar telah bekerja sama dengan 142 FKTP (puskesmas, klinik dan DPP) dan 7 FKRTL (rumah sakit),” ungkapnya.
Salah satu pengguna JKN-KIS Imas (40) mengaku sistem rujukan online memudahkan dalam melakukan rujukan. ”Sangat dirasakan kemudahannya,” ungkapnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.