BPJS Ketenagakerjaan Garut Bidik Pekerja Informal

45
0
BIMTEK. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Garut Widya Satriyanto (kiri, baju putih) bersama peserta bimtek Wirausaha Manajemen Keuangan Bagi IKM Terdampak Covid-19 di Aula Disperindag dan ESDM, Selasa (27/10). Soni Tarsoni / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan hadir melindungi pekerja sektor informal melalui berbagai program.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Garut Widya Satriyanto mengatakan, para pelaku Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) yang bekerja di sektor informal selama ini belum memiliki perlindungan dari risiko pekerjaan.

Ketika terjadi risiko pekerjaan ditanggung biasanya sendiri karena mereka bekerja secara mandiri.

“Risiko seperti kecelakaan kerja ataupun kematian tentu akan dihadapi secara pribadi, seringnya modal yang mereka miliki habis untuk pembiayaan, untuk biaya perawatan pengobatan ataupun kematian,” katanya saat ditemui usai mengisi acara Bimtek Wirausaha Manajemen Keuangan bagi IKM Terdampak Covid-19, di Aula Disperindag dan ESDM, Jalan Merdeka Nomor 219 Kelurahan Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (27/10).

Melalui kegiatan tersebut, kata dia, BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan informasi tentang berbagai manfaat yang ada di BPJS Ketenagakerjaan terkait risiko pekerjaan tersebut.

“Setidaknya kalau terjadi musibah pekerjaan, biaya perawatan pengobatan kita cover penuh,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya menyiapkan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) untuk fasilitas pengobatan kecelakaan kerja.

Baca juga : Pasca Banjir Bandang di Garut Selatan, Ada Kerusakan Hutan di Hulu Sungai

“Cukup menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk biaya pengobatan itu, sudah dapat dilayani tanpa mengeluarkan biaya apapun,” tuturnya. Untuk layanan PLKK saat ini pihaknya baru bekerja sama dengan Rumah Sakit Nurhayati dan Rumah Sakit Intan Husada.

Ia berharap, para pelaku IKM ini dapat ikut dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Terlebih hal itu sudah didukung dengan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Formal dan Informal.

“Kami berharap masyarakat Garut khususnya bisa ikut program BPJS Ketenagakerjaan karena banyak manfaatnya, bahkan ke depan akan ada bentuk-bentuk bantuan pemerintah untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan, seperti Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang disalurkan beberapa waktu lalu,” tuturnya. (son)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.