BPJS Ketenagakerjaan Santuni Korban Pesawat Jatuh 48 Kali Gaji

26

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Agus Susanto mendatangai Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

Agus mengaku, kedatangannya untuk memverifikasi data korban Lion Air JT610 yang tergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami datang ke sini (RS Polri) untuk berkoordinasi terkait kepesertaan korban dalam BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu kami ingin pastikan itu,” kata Agus.

Agus menambahkan, berdasarkan data manifes menumpang Lion Air JT610, terdapat 31 korban yang tercatat sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Sampai saat ini kami mendapatkan informasi data dari manifes penumpang pesawat. Kami juga mendapat laporan dari perusahaan atau keluarga dari data manifes yang masuk. Kami tengarai ada 31 penumpang peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kalau memang masih ada yang belum dilaporkan, segera dilaporkan,” ujarnya.

Ia menerangkan, data tersebut penting untuk mempercepat proses pemberian hak kepada ahli waris yang ditinggalkan.

“Kami ingin berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini RS Polri karena kami memiliki kewajiban untuk memberikan hak kepada ahli waris terkait perlindungan yang kami berikan,” terangnya.

Meski begitu Agus meminta agar pihak keluarga melengkapi sejumlah persyaratan yang ditentukan.

“Keluarga yang ingin mendapatkan klaim asuransi perlu melengkapi sejumlah persyaratan. Selain identifikasi dari RS Polri, harus ada syarat administratif seperti surat kematian, ID, kartu keluarga (KK) dan surat keterangan dari perusahaan,’’ imbuhnya.

Agus menerangkan, “Sejumlah penumpang yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan klaim asuransi kecelakaan kerja. Pasalnya, banyak dari penumpang yang ke Pangkal Pinang berangkat dalam keperluan keluarga. Karena pada dasarnya perlindungan kecelakaan kerja mulai dari berngkat ke tempat kerja sampai balik lagi ke rumah,’’ tuturnya.

Lebih lanjut Agus memaparkan, bila korban kecelakaan Lion Air JT 610 meninggal saat sedang menjalankan tugas, maka pihak BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan sebesar 48 kali gaji. Sedang santunan kematian di luar kegiatan kerja diberikan Rp 24 juta ditambah beasiswa untuk satu orang anak.

(AF/FIN)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.