Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

BRI Distribusikan PKH Non Tunai

389
0
SERAHKAN BANTUAN. BRI menyalurkan bantuan sosial PKH Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan secara non tunai di Gedung Dakwah Islamiyah Cisayong. Bawah, pimpinan cabang BRI Tasikmalaya Argogung Murba Putranta menyerahkan bantuan kepada penerima PKH, Selasa (27/2) (Foto : Lisna Wati / Radar Tasikmalaya)

TASIK – Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2018 dilaksanakan secara non tunai melalui BRI. Launching Bansos non tunai 2018 ini dilaksanakan di Gedung Dakwah Islamiyah Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, kemarin (27/2).

Acara yang diikuti 350 peserta PKH se-Kecamatan Cisayong ini dihadiri oleh Kasubdit Disablitas Intelektual Kemensos RI Prayitno, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemkab Tasikmalaya Iing Farid Khozin, Pimpinan Cabang BRI Tasikmalaya Argogung Murba Putranta serta Anggota DPR RI Siti Mufatahah.

Argogung mengatakan dengan ditunjuknya BRI sebagai mitra Kemensos, BRI perperan dalam mendistribusikan dana PKH dan menyukseskan kebijakan pemerintah.

Didukung dengan kesiapan infrastruktur yang memadai, BRI Cabang Tasik menyalurkan PKH di 17 Kecamatan yang meliputi Ciawi, Rajapolah, Jamanis, Cikatomas, Cineam Cisayong, Gunung Tanjung, Karangjaya, Manonjaya, Pagerageng, Kadipaten, Salopa, Jatiwaras, Sukahening, Sukaresik, Cikalong dan Pancatengah. “Penyaluran bansos secara non tunai ini lebih efektif dan praktis, jumlah uang yang didapat peserta utuh masuk ke rekening,” katanya.

Peserta PKH bisa memanfaatkan jaringan BRI mulai dari Kantor Unit, ATM hingga Agen BRILink yang terbesar di Desa-Desa.

Ia berharap, dana PKH ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan yang sifatnya produktif. “Bisa jadi modal awal untuk usaha. Peserta PKH juga bisa memanfaatkan produk Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ujar Argogung. Hal ini sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang mendorong pemberdayaan masyarakat.

Kasubdit Disablitas Intelektual Kemensos RI Prayitno mengatakan pada 2018 ada penambahan peserta PKH di Kabupaten Tasikmalaya 77.971 naik 100 persen dari tahun kemarin. “Dana bansos yang diserahkan sekitar 147 milar,” ujarnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemkab Tasikmalaya Iing Farid Khozin mengatakan, bansos PKH telah dilaksanakan sejak 2007, saat ini ada peningkatan pelayanan dengan sistem non tunai. (na/adv)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.