Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.4%

83.5%

5%

0.5%

9.5%
10.000 Pelaku Usaha Diberikan Pelatihan

BRI Dorong UMKM Go Digital

47
0
foto-foto: istimewa SEMANGAT. Pelaku UMKM foto bersama saat pembukaan pelatihan 10.000 UMKM yang digelar BRI Cabang Tasikmalaya di Hotel Horison Tasikmalaya Kamis (7/11). Tujuannya menambah kapasitas UMKM.

TASIK – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tasikmalaya terus menunjukkan komitmen untuk menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan Usaha Miko Kecil Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui corporate social responsibility (CSR) BRI Peduli dalam bentuk pelatihan kepada 10.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemimpin Cabang BRI Tasikmalaya Syafruddin me­ngatakan program pelatihan ini diselenggarakan di 100 titik seluruh Indonesia. Adapun di Jawa Barat ada 9 titik, termasuk di Tasikmalaya dengan peserta 100 pelaku UMKM. Pelatihan digelar di Hotel Horison Tasikmalaya Kamis (7/11).

Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kapabilitas UMKM untuk go modern, go digital, go online dan go global. “Pada acara ini UMKM mendapatkan pelatihan terkait administrasi dan manajemen keuangan, e-commerce, akses permodalan hingga info pasar,” katanya.

Pelatihan yang diikuti pelaku UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) binaan BRI ini juga merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-124 BRI yang jatuh pada 16 Desember 2019. “Jadi yang ikut pelatihan ini dari UMKM berbagai sektor mulai dari kuliner hingga kerajinan. Ada UMKM yang sudah bankable maupun yang belum bankable, semuanya kita rangkul,” ujarnya.

Lanjutnya, melalui program CSR BRI Peduli ini, BRI menunjukkan komitmen sebagai agent of development sehingga kehadirannya semakin memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi kerakyatan.

“BRI ini kan bank yang berani turun ke pedesaan dan merangkul UMKM melalui produk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kantor Unit BRI Cabang Tasikmalaya tersebar di 34 titik wilayah pelosok dan pedesaan, ada juga lebih dari 3.000 Agen BRILink,” ujarnya.

Syafruddin berharap adanya pelatihan ini bisa menciptakan UMKM yang lebih maju, kreatif dan pemasarannya lebih luas. “Semakin maju UMKM, ekonomi pun lebih menggeliat,” ujarnya.

Direktur Bumdes Laksajaya Jatiwaras Afandi mengatakan bahwa pelatihan yang difasilitasi BRI sangat bermanfaat untuk peningkatan kapasitas pelaku usaha. “Wawasan saya mengenai pembukuan dan pemasaran secara digital semakin bertambah. Ilmu yang saya dapatkan akan ditularkan kepada anggota Bumdes,” ujarnya. (na/adv)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.