Brigif Raider 13/Galuh Kostrad Latihan di Situ Sanghyang Tasikmalaya

72
0
BERI BANTUAN. Brigif Raider 13/Galuh Kostrad memberikan bantuan sembako kepada anak yatim dan warga kurang mampu disela latihan Ralasuntai di Situ Sanghyang Kecamatan Tanjungjaya, Minggu (20/12). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TANJUNGJAYA – Brigif Raider 13/Galuh Kostard melaksanakan latihan Ralasuntai di Situ Sanghyang Kecamatan Tanjunjaya, Minggu (20/12). Pada latihan kali ini beda dengan latihan-latihan TNI pada umumnya, pasalnya disela-sela latihan membagikan masker dan santunan terhadap anak yatim.

PGS Kasbrigif Raider 13/Galuh, Letnan Kolonel Nur Ahmad mengatakan, kegiatan latihan tersebut untuk rawa, laut, sungai dan pantai (Ralasuntai). Dalam latihan ini yakni teknis dalam melintasi pada saat melaksnakan tugas operasi saat melintasi perairan, danau, rawa sungai maupun pantai.

“Dalam latihan ini kita melibatkan 50 orang prajurit,” katanya.

Pelaksanaan latihan di Objek Wisata Situ Sanghyang karena memang representatif sebagai tempat latihan untuk menerapkan materi tersebut.

“Juga ini relatif dekat dengan satuan kita, sehingga tidak harus jauh-jauh menggunakan fasilitas latihan di tempat lain. Materi dan teknis latihan masih bisa kita terapkan di sini,” jelas Nur Ahmad.

Loading...

Urgensi latihan tersebut, kata dia, karena Tasikmalaya rawan bencana alam, khususnya di wilayah Tasik Selatan yang terdapat beberapa sungai atau wilayah perairan, “Dengan bekal ini diharapkan ke depannya jajaran Brigif Raider 13/Galuh bisa bekerja sama dengan Kodim, BPBD dan siap menangani bencana itu. Kemapanan kita tidak diragukan lagi,” kata dia.

Baca juga : Perayaan Natal di Kota Tasik Saat Pandemi dengan Prokes, Pernaki-Pernik Tetap Disiapkan & Dipasang

Menurut dia, selain mengasah kemampuan pasukan, Brigif Raider 13/Galuh juga menyempatkan bakti sosial dengan membagikan sembako dan sosialisasi pencegahan Covid-19 yang diberikan kepada pengunjung dan masyarakat setempat.

“Itu sebagai wujud kepedulian Brigif Raider 13/ Galuh dalam rangka mendukung pemerintah agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.

Tidak hanya itu, para pelaku latihan juga ditekankan agar tetap menerapkan protokol kesehatan selama latihan.

“Sosialisasi itu kita laksanakan di sela-sela latihan untuk membangkitkan kembali kesadaran masyarakat. Karena untuk kondisi saat ini betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” kata Nur Ahmad.

Nur Ahmad berharap dengan adanya kegiatan tersebut semaikan terpadu dengan pemerintah daerah dan Kondim 0612 Tasikmalaya. Juga keberadaan latihan tersebut berdampak positif bagi masyarakat Tasikmalaya.

“Alhamdulillah pada kesempatan ini kita menggelar juga bakti sosial santuan terhdap masyarakat yang berada di lokasi sekitar latihan,” kata dia. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.