Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.3%

54%

6.8%

0.7%

12.9%

0%

23.1%

0%

BTT Rp 22 Miliar untuk Bencana

13
0

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sudah menyiapkan biaya tidak terduga (BTT) sebesar Rp 22 miliar untuk penanganan bencana. Saat ini, anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan pergerakan tanah di beberapa titik di Garut, salah satunya di di Desa Mekarsari Kecamatan Cikajang dan Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan.

“Saat ini kami telah memantau kedua lokasi pergerakan tanah itu. Kami juga sudah mengimbau kepada pemilik rumah untuk pindah dulu. Jangan sampai mengancam nyawa,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan Senin (2/12).

Pihaknya juga telah meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memeriksa kondisi tanah. Pasalnya retakan tanah di kedua lokasi sudah berdampak ke rumah penduduk.

“Kami minta vulkanologi untuk meneliti kondisi pergerakan tanahnya. Apa yang harus dilakukan tergantung dari kajian. Ada beberapa tempat, penanganannya cukup ditimbun dengan tanah,” kata dia.

Jika kondisi semakin parah, Pemkab baru akan mengeluarkan dana BTT. Relokasi rumah penduduk juga belum direncanakan. Pihaknya kini mengupayakan cara preventif terlebih dulu. “Paling penting jangan sampai ada korban jiwa. Masyarakat harus hati-hati dan terus memantau, terutama saat hujan deras terjadi,” ucapnya.

Saat musim hujan, Helmi menyebut wilayah selatan Garut memang daerah rawan. Terutama bencana longsor. “Curah hujan bisa sekaligus besar. Seperti kemarin sempat banjir besar di Rancabango. Harus antisipasi dari sekarang,” ujarnya.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat dengan tak membuang sampah ke sungai atau selokan. Ia masih melihat ada beberapa sungai yang kotor dengan sampah. “Kalau sudah banjir baru merasakan dampaknya. Makanya harus sadar soal kebersihan. Di musim hujan juga harus antisipasi soal penyakit,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.