Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.3%

Bu Wali, Mana Reward untuk Tim Medis Covid-19 Kota Banjar?

266
0

BANJAR – Beberapa waktu lalu, Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih sempat ber-statement akan memberikan reward (hadiah) bagi tim medis yang berjuang menangani dan melakukan tindakan terhadap pasien Covid-19.

Namun hingga perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid ketiga, dan kasus positif covid-19 menjadi nihil, reward yang dijanjikan orang nomor satu ini tak pernah tealisasi.

Salah satunya diakui tenaga medis yang setiap hari berada di ruang isolasi khusus RSUD Kota Banjar, berinisial AH.

“Sampai sekarang belum ada, mungkin lupa ya ibu,” akunya kepada Radar Banjar, Selasa (9/6).

Wakil Ketua DPRD Kota Banjar, Tri Pamuji memperkirakan jika janji tersebut belum terealisasi, kemungkinan reward tersebut tidak masuk dalam perencanaan penggunaan anggaran Covid-19.

“DPRD dari awal sangat mendorong adanya reward untuk para petugas medis yang secara langsung menangani pasien Covid-19,” ujarnya.

“Bahkan jika memungkinkan bagi semua tim yang terlibat dalam penanganan percepatan Covid-19, meski dalam bentuk yang berbeda,” sambungnya.

Jika reward sampai saat ini belum terealisasi sesuai janji wali kota, lanjut Tri, tentu akan timbul pertanyaan.

“Apakah reward tersebut tidak masuk dalam perencanaan penggunaan anggaran percepatan penanggulangan Covid-19. Atau ada permasalahan dalam realisasinya,” tukasnya.

Sejauh ini dirinya mendengar, bahwa laporan realisasi penggunaan dana covid-19 sudah harus dilaporkan ke lembaga terkait.

“Berarti sudah final dalam realisasinya. Tentu menjadi hal yang sangat disayangkan apabila reward yang pernah dijanjikan itu alfa dari perencanaan sehingga tidak terealisasi,” sesalnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana menolak untuk ber-statemen terkait reward tersebut.

Sebab, niat itu datang langsung dari wali kota. “Kalau saya yang menjawab, tidak tepat karena itu kemauan ibu (wali kota, red) berinisiatif memberikan reward. Saya juga mendengar saat ibu menyampaikan akan memberikan reward,” tegasnya.

“Tapi kan terkait anggaran itu tidak cukup hanya dengan lisan. Apakah masuk diberita acara kemudian masuk ke usulan anggaran, harus di cek dahulu,” sambungnya.

(Cecep Herdi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.