Buat Kampung Wisata Payung Geulis

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

INDIHIANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya bersama para perajin menginisiasi terwujudnya Kampung Wisata Payung Geulis di Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang. Rabu (19/9), mereka sudah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) membahas hal tersebut.

Staf Ahli Wali Kota Tasikmalaya Bidang Kemasyarakatan Drs H. Undang Hendiana MPd menerangkan kerajinan payung geulis dipilih menjadi objek kampung wisata karena merupakan ikon Kota Tasik. “Kota Tasikmalaya ini memiliki banyak produk unggulan. Salah satunya kerajinan payung geulis,” kata Undang kepada Radar usai Rakor Perencanaan Kampung Wisata Payung Geulis di Panyingkiran kemarin.

Penciptaan kampung wisata itu, terang Undang, juga untuk meningkatkan daya jual payung geulis yang saat ini tengah menurun. Maka dari itu, untuk mewujudkan program tersebut perlu dukungan sarana prasarana, kebersihan, kenyamanan dan ketertiban. “Memang Panyingkiran ini strategis dekat dengan jalur provinsi yang mudah dijangkau,” ungkap mantan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) ini.

Jika sudah menjadi kampung wisata, kata dia, para perajin tidak boleh hanya sekadar memikirkan produksi saja. Tetapi harus menciptakan karakter payung geulis yang memiliki daya tarik tinggi. “Dan pada akhirnya Panyingkiran ini menjadi salah satu model pengembangan kampung wisata berbasis ekonomi kreatif,” terang dia.

Undang menyebutkan warga, para ketua RT dan RW serta perajin sangat antusias dengan penciptaan kampung wisata ini. Mereka juga sudah membangun komitmen dengan pemerintah. “Karena memang ini tidak instan. Paling tidak ada regulasi yang menguatkan kawasan supaya menjadi kampung wisata. seperti adanya tim kecil dan advokasi dari masyarakat,” tutur dia.

Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Kota Tasikmalaya Rita Melia menerangkan pembangunan Kampung Wisata Payung Geulis itu merupakan salah satu pengembangan destinasi pariwisata di Kota Resik ini. Tahap awal, pihaknya akan membentuk Kelompok Peng­gerak Pariwisata (Kompepar). “Mudah-mudahan SK tersebut segera ditandatangani oleh wali kota supaya segera launching kampung wisata,” ungkap dia.

Ketua RW 01 Panyingkiran Kelurahan Panyingkiran mendukung penuh program wisata tersebut. “Besar harapan kami bisa terwujud. Karena kampung kami menjadi daerah pariwisata,” ujar dia. (ujg)

loading...