Sekda: Beliau Masih Aktif Sebagai Wali Kota

Budi Budiman: Cukup Saya Saja!

1480
SAPA TAMU. Wali Kota Tasikmalaya H Budi Budiman berangkat dari kediamannya menuju Kantor KPK di Jakarta kemarin (8/5).

TASIK – Hari ini (9/5), Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman akan memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2017.

Orang nomor satu di Kota Tasikmalaya itu akan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih sekitar pukul 08.00. H Budi kemarin (8/5) berangkat dari kediamannaya di Jalan Bojong Kaum Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya sekitar pukul 10.30, dengan menggunakan mobil dinasnya.

H Budi memakai kemeja biru bermotif garis, sebelum kepergiannya ke Jakarta memenuhi panggilan KPK. Terlihat beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya datang memberikan support bagi H Budi Budiman.

Para pejabat itu pun melepas pimpinannya tersebut dengan doa bersama. Terlihat istri Wali Kota Tasikmalaya Hj Eti Attiah Budiman tak henti-hentinya menguraikan air mata dan terisak tangis histeris saat suaminya hendak menaikki mobil.

Dalam kesempatan itu, H Budi sempat berpesan kepada para pegawai di lingkungan Pemkot agar pembangunan di Kota Tasik terus berjalan. “Ini (kasus, Red) menjadi risiko saya, dan saya tidak ingin melebar (permasalahan) kemana-mana. Cukup saya saja,” ungkap H Budi.

Dia pun mengatakan para PNS harus tetap tenang dan terus melayani masyarakat. “Tolong sampaikan yang baik dan benar mengenai informasi saya,” tuturnya.

Budi meminta PNS menyampaikan yang baik dan benar mengenai informasi terkait duduk permasalahan yang dialaminya. Sekaligus memberi pengertian supaya masyarakat tidak menilai hanya kejelekannya saja, namun kebaikan yang dikerjakannya pun jadi pertimbangan. “Jangan ada yang di tutup tutupi,” katanya.

Terpisah, Sekda Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan mengatakan H Budi Budiman masih merupakan Wali Kota Tasikmalaya. Sejauh ini, kata dia, H Budi belum mengundurkan diri dari jabatannya. “Belum, masih menjadi wali kota,” ungkapnya saat dihubungi Radar, kemarin.

Ditanya soal status aktif atau non aktif, Ivan menyebutkan H Budi masih sebagai wali kota aktif. Menurutnya kondisi saat ini belum mengubah status tersebut. “Masih sebagai wali kota aktif,” tuturnya.

Dijelaskan Ivan, kasus hukum yang dihadapi H Budi tidak secara instan membuatnya langsung mengundurkan diri. Sebab ada beberapa prosedur yang perlu dilakukan dan kondisi yang dipastikan. “Ada tahapan tahapannya, sekarang kan masih dalam proses penyidikan,” tuturnya. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.