Pengurus Persikotas Akan Dievaluasi Minggu Depan

Budi Siap Lepas Jabatan Ketum Persikotas

143
0
TALK SHOW. (Kiri ke kanan), Pengurus Persikotas Asep WK, Wahid dan Sekretaris Askot PSSI Kota Tasikmalaya Nino Kartiaman saat talk show Pos Ronda 99 di Studio Radar Tasikmalaya TV, tadi malam (8/3).Firgiawan / Radar Tasikmalaya

INDIHIANG – Drs H Budi Budiman siap melepas jabatan sebagai Ketua Umum Persikotas bila ada figur lain yang mau memimpin klub berjuluk Laskar Wiradadaha itu.

Budi tidak bisa mengelola klub secara optimal lantaran sangat sibuk menjalankan kewajibannya sebagai Wali Kota Tasikmalaya.

“Saya terbuka apabila ada orang yang siap menggantikan posisi ketua umum saat ini. Saya legowo mundur, bagi tokoh yang hendak mengemban tugas ketua demi kemajuan sepak bola,” ujar Budi usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (8/3).

Budi tidak punya banyak waktu mengurus organisasi sepak bola. Apalagi, selain mengelola pemerintahan, dia tengah sibuk menjalankan tugas politik dari partainya.

“Minggu depan insyaallah akan kita kumpulkan jajaran pengurus untuk evaluasi. Saya berharap agar ada orang yang siap. Saya serahkan sepenuhnya, sebab beban sebagai kepala daerah cukup berat dan menyita waktu,” ucapnya.

Dia juga mengamanati pengurus lainnya agar all out mengelola klub kebanggaan Kota Resik itu. Pengurus tidak boleh bertumpu pada ketua umum. Apalagi, selama ini anggaran untuk Persikotas terbilang keteteran.

“Selama ini kan setiap kegiatan kita cari sendiri dananya. Sebab, harus dipahami tidak bisa dari APBD untuk olahraga ini secara langsung. Apalagi sepak bola kebutuhan anggarannya besar,” tutur Budi.

Namun demikian, dia mengklaim perkembangan Persikotas di era kepemimpinannya lebih baik dari pada sebelumnya yang pernah vakum. Peningkatan sarana dan prasarana olahraga pun sudah terwujud.

Dia pun sudah berupaya menggenjot Laskar Wiradadaha agar tetap eksis di berbagai kompetisi. Bahkan, pihaknya sudah beberapa kali menghadirkan Persib Bandung untuk menggairahkan persepakbolaan di Kota Tasikmalaya.

“Memang sedikit sekali yang peduli dalam kaitan sponsorship bagi Persikotas. Maka betul, harus merogoh kocek sendiri atau menggali potensi CSR dan lain sebagainya. Saya harap nanti saat pengurus semua berembuk ada kesiapan dari yang lain untuk memimpin Persikotas. Silakan, mungkin sudah waktunya sekarang,” kata Budi.

Diwawancara terpisah, pengurus Persikotas Bidang Marketing dan Sponsorship, Wahid meminta pengurus Asosiasi PSSI Kota Tasikmalaya dan stakeholder terkait bisa duduk bersama merespons gejolak publik untuk melanjutkan keberlangsungan Laskar Wiradadaha.

“Lalu kita tindaklanjuti wacana sarasehan sepak bola, mengundang pihak BUMN, BUMD, pengusaha untuk membantu laju persepakbolaan daerah,” ucap dia.

Menurut politisi PKB itu, bila nama klub sepak bola itu populer, secara otomatis akan mengenalkan daerah sendiri. Dengan demikian, klub tidak hanya menjadi kebangaan masyarakat, tetapi juga bisa jadi alat mempromosikan daerah.

“Ketika klub bola berkiprah, daerah akan terbawa manfaatnya,” ujar dia.

Pengurus Persikotas lainnya Asep WK menyebut siapa pun nantinya yang akan menakhodai Persikotas, diharapkan memiliki goodwill sehingga bisa menggedor kepedulian khalayak untuk kemajuan klub.

“Sebab, saat ini Persikotas berlaga di liga amatir sehingga secara resmi milik Pemkot. Namun, masyarakat umum juga harus muncul rasa memiliki supaya mendukung laju tim ini,” tutur dia. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.