Budi Tetap Tertibkan PKL

65
0
Drs H Budi Budiman

TAWANG – Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman tetap akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah batu andesit Taman Kota (Tamkot) karena kegiatan usaha tersebut melanggar aturan.

Budi menjelaskan Tamkot bukan untuk dijadikan tempat berdagang tetapi untuk masyarakat yang ingin menikmati ruang terbuka hijau.

“Tamkot ini intinya bukan tempat PKL, sehingga akan kami tertibkan,” ujar dia kepada Radar di Gor Sukapura, Dadaha, Sabtu (23/2).

Pihaknya saat ini tengah membahas pola penertiban PKL Tamkot. Diharapkan para pedagang bisa menyadarinya bahwa mereka berjualan di tempat yang tidak semestinya. “Mereka itu harus mengerti (Tamkot, Red) bukan tempat PKL,” tutur dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim menyatakan sudah semestinya Tamkot itu ditata dengan baik agar tetap indah dan sesuai peruntukannya. Maka dari itu, aktivitas PKL tidak boleh berada di kawasan terbuka hijau.

Namun demikian, penertiban PKL juga harus dilakukan dengan baik. Pemkot tidak boleh mengusir mereka begitu saja tetapi harus menyediakan tempat relokasi PKL. Dia juga mendorong pemkot membuat peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang PKL. Dalam aturan tersebut bisa diatur tentang zona larangan dan zona yang dibolehkan bagi PKL. “Itu saat ini sedang dikaji supaya lebih matang,” kata dia.

Selain di Tamkot, menurut dia, PKL yang berjualan di Cihideung juga akan ditata seperti halnya di Cihampelas, Bandung. “Namun itu saat ini masih dalam pengkajian,” ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Perkumpulan Pedagang Masyarakat Kota Tasikmalaya (Pekmatas) Maman Surahman menyatakan pemerintah belum memberikan solusi penertiban PKL Tamkot. Para PKL hanya meminta keadilan dari pemerintah agar tetap bisa berjualan. Selama ini, pihaknya merasa tidak pernah membuat masalah seperti menimbulkan kemacetan.

“Kami minta keadilan, seperti halnya di Cihideung tetap berjualan,” tutur pria yang populer dipanggil Maman Hunter itu. (ujg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.