Budidaya Ikan Kakap Putih di Kabupaten Pangandaran Sangat Menjanjikan

96
BUDIDAYA. Ikan kakap putih di Kecamatan Pangandaran sedang panen beberapa waktu lalu

PANGANDARAN – Budidaya ikan kakap putih di Kabupaten Pangandaran sangat menjanjikan. Ikan yang dalam bahasa latin disebut dengan lates calcarifer ini, memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Ketua Pokdakan Mina Mutiara Desa Pangandaran Andy Hermawan (31) mengatakan berhasil membesarkan ikan kakap putih di air tawar atau dengan air salinitas (kadar garam rendah, Red).

”Kelompok kami membesarkannya sejak dua tahun terakhir,” ujarnya kepada Radar, Senin (18/3).

Budidaya yang dilakukan, kata Andy, cukup sederhana, hanya dalam kolam terpal dan tembok berukuran delapan meter persegi. ”Kolam-kolam ikan kakap putih tersebut, berada di pekarangan rumah warga,” jelasnya.

Kata Andy, kelompoknya tersebut berdiri sejak tahun 2012 . Dan konsen dalam budidaya ikan laut dan payau. ”Jenis ikannya, seperti ikan kakap putih, kerapu hybrid, terus ikan lele juga,” terangnya.

Menurut dia, permintaan ikan kakap putih cukup tinggi, baik dari dalam dan luar daerah seperti Bogor dan Bekasi. ”Sedangkan untuk ikan air tawar permintaannya hanya dari Pasar Pangandaran,” jelasnya.

Penyuluh Perikanan Kecamatan Pangandaran Rudi Santos mengatakan harga ikan kakap putih di pasaran sangatlah tinggi, per kilo bisa mencapai Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu. ”Namun untuk kerapu bisa lebih tinggi lagi, dari Rp 90 ribu sampai Rp 120 ribu,” katanya.

Ikan jenis ini, tambah dia, sangat digemari oleh pecinta makanan. ”Karena rasa dagingnya juga sangatlah lezat,” tandasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.