Bugar dengan Minum Air Putih

9
CUKUP AIR PUTIH. Saat berbuka puasa anak dianjurkan minum air putih sesuai kebutuhan tubuhnya. (Lisna Wati / radartasikmalaya.com)

TASIK – Saat berpuasa, tubuh anak bisa mengalami kekurangan asupan cairan, terlebih didukung dengan cuaca yang panas. Tak jarang, banyak timbul masalah kesehatan seperti radang tenggorokan. Hal itu tentu membuat puasa anak menjadi lebih berat.

Dokter spesialis anak dr Mahbub Muhammady SpA MSc mengatakan saat berpuasa tidak jarang anak mengalami gangguan kesehatan, hal ini karena tubuh merasa “kaget” akibat perubahan pola makan yang tiba-tiba.

“Selama puasa, tenggorokan akan menjadi kering. Lalu ketika tiba-tiba terkena makanan atau minuman yang bersuhu panas maupun dingin, tenggorokan dapat menjadi stres dan iritasi. Terlebih jika anak terbiasa langsung meminum es dan memakan gorengan panas ketika berbuka puasa,” ujarnya.

Radang tenggorokan ini biasanya ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening, pembengkakan amandel, tenggorokan sakit, ada bercak putih kekuningan di atas permukaan tenggorokan, demam dan sakit saat menelan.

“Maka penting untuk menghindari makanan dan minuman pemicu radang selama puasa,” ujarnya.

Selain itu, agar anak terhindar dari radang tenggorokan maka harus penuhi kebutuhan air sebanyak 1.000 sampai 1.500 cc sehari. “Atur asupan air selama rentang waktu berbuka puasa sampai sahur,” katanya.

Selain itu rutin menjaga kebersihan gigi dan mulut. Selain radang tenggorokan, sambungnya, penyakit yang umum terjadi saat berpuasa adalah naiknya asam lambung akibat perut yang kosong seharian.

Gangguan ini akan hilang dengan sendirinya seiring dengan waktu tubuh akan menyesuaikan diri. “Selain itu biasanya timbul diare akibat mengonsumsi makanan tidak sehat,” katanya.

Makanya, kata ia, orang tua harus membimbing anak untuk menerapkan pola makan yang benar dan banyak minum air putih saat berbuka puasa dan sahur. (na)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.