Buka Ruang Komunikasi Lebih Luas

237
0
DIRESMIKAN. Koordinator Pencegahan dan Pengawasan Bawaslu RI Mochammad Afifuddin (dua kanan) meresmikan Pojok Pengawasan Panwaslu Kota Tasikmalaya di Gudang Jero III Sabtu (30/12).

TASIK – Untuk membuka ru­ang komunikasi lebih luas de­ngan masyarakat, Panwaslu Ko­ta Tasikmalaya menyediakan Po­jok Pengawasan di halaman kan­tornya yang berlokasi di Jalan Gu­dang Jero III Kelurahan Pang­la­yungan Kecamatan Ci­pe­des Kota Tasikmalaya. Tem­pat tersebut dibuka untuk nongkrong dan diskusi seputar pengawasan pemilu. Yang paling dekat Pilgub Jabar.
Pojok Pengawasan itu diresmikan oleh Koor­dinator Pencegahan dan Peng­awasan Bawaslu RI Mo­chammad Afifuddin dan anggota Bawaslu Jabar Wasikin Sabtu (30/12). Per­esmian dilakukan secara simbolis dengan gunting pita dan penandatanganan prasasti.
Afifuddin menjelaskan Pojok Pengawasan me­rupa­kan wadah untuk m­e­nampung aspirasi masyarakat dalam memo­nitor potensi pelanggaran pemilu. Sebabbnya, kondisi saat ini masyarakat masih cenderung acuh dan takut untuk melapor. “Dengan adanya pojok ini, bisa lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga, tidak perlu lagi takut untuk melapor,” ungkapnya.
Di tempat tersebut masya­rakat bisa minum kopi dan menikmati berbagai fasilitas yang disediakan Panwaslu sambil membuat pelaporan. Mulai dari buku-buku, akses internet dan informasi se­putar pe­langgar­an pemilu. Bagaimana pun masyarakat harus ikut memerangi pelanggaran pemilu.
“Kita harus buat takut mereka yang berniat melakukan pelanggaran pemilu,” terangnya.
Soal potensi pelanggaran, Afifuddin menjawab normatif. Politik uang dan kampanye hi­tam rawan terjadi. Ditambah, ketidaknetralan abdi negara seperti PNS, TNI maupun Polri.
“Seperti di Riau, ada beberapa ASN yang dipanggil Bawaslu karena diduga tidak netral,” terangnya.
Bawaslu berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dalam menghadapi Pilgun 2018 nanti. Ketika nanti muncul pelanggaran, pihaknya tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas.
“Upayakan dulu preventif. Jika tetap masih ada yang ngeyel, baru kita tindak,” pungkasnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.