Bukan Dipindah, Namun Harus Raih Lagi Adipura

1
Muslim MSi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi mengaku tak sepakat dengan rencana pemindahan Tugu Adipura. Mengingat keberadaan tugu yang menandakan bahwa Tasikmalaya pernah menjadi kota yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan itu sudah menjadi ikon Tasikmalaya.

“Memang sempat mendengar rencana ini (pemindahan, Red), tapi kelihatannya masih pro-kontra. Sebab ada nilai-nilai sejarah di tugu tersebut,” ungkapnya tadi malam. ”Jangan dulu (dipindah, Red) kalau menghargai sejarah,” tegasnya.

Politisi PDIP itu menceritakan tugu tersebut dibangun saat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya belum mengalami pemekaran. Tentunya, kata dia, dipilihnya lokasi pembangunan Tugu Adipura di dekat Masjid Agung Kota Tasikmalaya berdasarkan hasil pertimbangan dan sebagainya.

“Kalau dipindah, ya tidak bisa begitu saja. Peristiwa sejarahnya kan saat itu mungkin di sana. Jangan gara-gara rekayasa lalu lintas, sejarah dikorbankan,” tegasnya.

Muslim menyarankan Pemkot harusnya berupaya meraih kembali Piala Adipura. Kemudian membangun monumennya di lokasi yang saat ini akan dijadikan lokasi pemindahan Tugu Adipura lama di Simpang Padayungan.

“Masuk (Jalan) HZ Mustofa kita disambut Tugu Adipura saat Tasikmalaya masih bersatu. Ketika sampai di ujung (Jalan) HZ Mustofa (Simpang Padayungan, Red), melihat Tugu Adipura yang diraih saat Kota Tasikmalaya sudah berdiri sendiri. Kan lebih baik,” harapnya. (igi)

loading...