Bukan Lagi Antre Membawa Ember

29
Asep Devo

Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup (LPLHI) Kota Tasikmalaya Asep Devo mengingatkan kondisi kekurangan air bersih terbilang rutin selama 5 tahun terakhir. Terutama ketika terjadi kemarau panjang, otomatis beberapa titik rentan kekeringan harus ditangani BPBD.

“Musim di Indonesia kan tidak banyak, kalau tidak hujan ya kemarau. Seharusnya Pemkot bisa berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, kalau kemarau pasti ada wilayah krisis air,” kata dia.

Maka, dia menyarankan Pemkot mulai melaksanakan langkah konkret dalam mengatasi persoalan tahunan itu. Minimalnya, ketika kemarau panjang warga tidak harus dibantu secara rutin distribusi air bersih yang tentunya menelan cukup banyak anggaran.

“Misalnya sediakan torn-torn besar di titik tertentu, menampung air bagi warga yang di sekitarnya terdapat mata air. Sehingga ketika krisis bisa digunakan, baru kiriman air dari BPBD digunakan sirkulasi, bukan warga mengantre lagi ambil ember dan mengantre,” ucap Asep memaparkan. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.