Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.3%

54%

6.8%

0.7%

12.9%

0%

23.1%

0%

Bukan Mantan Terindah, Man United vs Tottenham

14
0
Jose Mourinho

LONDON – Kehadiran Jose Mourinho menjadi bumbu tersendiri dalam laga tandang melawan Manchester United dalam matchweek ke 15 Liga Premier, dini hari nanti. (Live Mola TV, pukul 02.30 WIB)

Pelatih kelahiran Setubal, 56 tahun yang lalu itu kembali datang sebagai pelatih yang menjadi rival Manchester United merebut posisi The Big Four Liga Inggris. Setan Merah patut waspada, terlebih komposisi pemainnya tidak banyak berubah sejak Mou meninggalkan Old Trafford, Desember 2018 silam.

Jika menang, Jose Mourinho berpeluang jadi manajer ketiga yang memenangi laga tandang ke Old Trafford dengan dua klub berbeda, setelah Martin O’Neill dan Rafael Benitez. Ia sebelumnya pernah mempecundangi MU 3-1 saat menakhodai Chelsea pertengahan 2005.

Laga yang dibuka dengan gol striker United Ruud Van Nistelrooy dibalas tiga gol lewat lesakkan Tiago, Eidur Gudjhonsen dan Joe Cole. Pelatih MU saat itu, Sir Alex Ferguson hanya bisa kecewa dan langsung mengamuk di ruang ganti.

Laga dini hari nanti menjadi duel ke 16 pertemuan dengan mantan klub sepanjang karier The Special One- sebutan Mourinho- di pentas Eropa. Kemenangan di Manchester menjadikan Mourinho sebagai manajer pertama Tottenham yang memenangi tiga partai pertamanya di divisi teratas.

Baik MU maupun Tottenham, keduanya telah membuang 12 poin dari posisi unggul pada musim ini. Hanya Aston Villa yang membuang poin lebih banyak.

Dilansir dari Football London, Jose Moruinho mulai mengeluarkan ancaman manajemen, penggemar, dan staf Manchester United jelang pertandingan. Mou optimistis mampu meraih hasil sempurna atas mantan klubnya itu.

“Pemecatan? Sebaiknya saya lupakan dahulu. Saya ingin lebih banuak fokus pada klub raksasa yang saya tangani saat ini. Dan kami hanya ingin menang,” ujarnya.

Secara terbersit, Mou membawa misi balas dendamnya dalam laga nanti. “Anda bertanya bagaimana hubungan mereka (MU) dengan saya? Anda tahu apa yang telah mereka lakukan kepada saya. Saya pikir, mereka juga akan menebak apa yang bisa saya berikan untuk mereka,” ujarnya kepada Londonfootball.

Kendati penuh dengan kontroversi, karpet merah bakal dibentangkan Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dan para penggemar Setan Merah untuk Jose Mourinho. Mou dipastikan mendapatkan sambutan hangat di Old Trafford.

Apalagi saat bersama Mou, Solskjaer datang sebagai caretaker, yang akhirnya dipermanenkan pada Maret lalu. Kedatangan Mou tidak akan mengubah respeknya di Old Trafford.

“Dia akan mendapat sambutan yang baik. Itu adalah warisan yang baik dari klub ini dan para suporter. Mereka (suporter) akan mengingat waktu 2,5 tahun di sini, trofi-trofi yang dimenangkan, dan saya yakin 100 persen para penggemar dan staf klub akan menyambutnya,” tutur Ole Gunnar Solskjaer dalam konferensi pers jelang laga, dikutip dari Manchester Evening News, kemarin.

Fans Setan Merah tak lupa atas jasa eks pelatih Chelsea tersebut. Kariernya yang hanya 2,5 tahun ditutup dengan tiga trofi buat Man United, yaitu Community Shield (2016) serta Piala Liga Inggris dan Liga Eropa 2016-2017. Piala terakhir merupakan hadiah terbesar saat MU ditinggal Sir Alex Ferguson, 2013 silam.

Kendati demikian, laga melawan Spurs menjadi duel krusial bagi Solskjaer. Pelatih berpaspor Norwegia iru tengah berada dalam evaluasi. Kalah dari Spurs, tak menutup kemungkinan ia bisa meninggalkan kursi pelatih MU lebih cepat

Dilansir dari The Sun, Solskjaer telah mendapat ultimatum bahwa dirinya akan dipecat jika United kalah melawan Spurs dan Manchester City. Berita ini menjadi rahasia umum dan membuat sedikit kegaduhan di ruang ganti.

“Ada rasa emosional yang keluar dari gestur Ole. Ia juga mengatakan kepada para pemain bahwa jika mereka tidak mendapatkan dua hasil maksimal, maka ia akan dipecat. Ini seperti ancaman, apalagi yang dihadapi Spurs dengan Jose (Mourinho) dan City,” kata seorang sumber yang dekat klub.

Setan Merah memang belum optimal. Posisinya saat ini berada di urutan kesembilan akan menghadapi rival satu kota mereka, Manchester City dibawah asuhan Pep Guardiola -tiga hari setelah menghadapi Tottenham Hotspurs- di Etihad Stadium.

Jika gagal, Solksjaer Manajemen klub akan menggantinya dengan mantan Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino yang kini tengah dalam perbincangan. (fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.