Buku Bekas Tumbuhkan Budaya Literasi

78
0
MENCARI REFERENSI. Pelajar sedang membeli buku bekas untuk referensi tugas sekolah di Hilman Books Center Kamis (16/5).

TASIK – Meski sudah mulai banyak buku-buku digital, tapi buku fisik masih dicari dan diminati para pecinta buku di Tasikmalaya.

Pemilik kios Hilman Books Center Hilman Nasir (37) mengatakan, dirinya sudah sebelas tahun berjualan buku bekas di kawasan Pasar Pancasila. Banyak pelajar dan mahasiswa yang merasa terbantu dengan adanya buku-buku bekas ini. “Saya menyediakan ribuan buku bekas terdiri dari buku-buku pelajaran, kesehatan, politik, sastra, manajemen, kamus, majalah, komik dan lainnya. Harganya lebih murah dan terjangkau pelajar,” katanya.

Tak heran, kata ia, setiap harinya banyak pelajar dan mahasiswa yang mencari referensi buku bekas untuk kebutuhan tugas sekolah atau kuliah. “Saat musim ujian sekolah atau ujian masuk perguruan tinggi peminat buku bekas meningkat tajam,” ujarnya.

Musim liburan pun peminat buku bekas tetap banyak, terlebih sekolah menggiatkan program literasi sehingga mendongkrak penjualan buku bekas. “Melalui buku-buku bekas ini bisa mendukung program literasi dan mendongkrak minat baca masyarakat,” katanya.

Pelajar bernama Amalia (16) mengaku sering membeli buku bekas untuk referensi tugas sekolah. “Buku bekas ini harganya murah, tapi manfaat bukunya sangat besar dan berguna untuk mencerdaskan generasi muda,” ujarnya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.