Bulan Ini, Formasi CPNS 2018 Ditetapkan

144
Komisaris Jenderal Pol Syafruddin dilantik sebagai MenPAN-RB di hadapan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8).--RAKA DENNY/JAWAPOS

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bakal menetapkan formasi CPNS 2018 bulan ini. Untuk saat ini masih dalam proses finalisasi data.

“Molor terus karena datanya belum final. Finalisasi ini agak lama karena butuh data yang sangat detil,” ungkap Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Mudzakir kepada JPNN.com, belum lama ini.

Dalam finalisasi ini, detil formasi dipertajam seperti berapa riil tenaga kesehatan di rumah sakit per kab/kota tertentu.
Demikian juga dengan kebutuhan guru, dicek benar-benar sekolah mana saja yang kurang. “Dengan pengecekan detil diharapkan tidak ada daerah yang jumlah pegawainya berlebih atau kurang,” terangnya.

Kalau finalisasi data selesai, lanjut Mudzakir, penetapan formasi segera dilakukan. Prinsipnya pemerintah tidak mau menunda-nunda pengumuman karena bisa dijadikan alat untuk menipu.
“Kalau sudah clear pasti segera diumumkan, tidak akan ditunda-tunda. Semoga bisa Agustus sehingga masyarakat bisa menyiapkan diri untuk mengikuti proses rekrutmen CPNS,” tandasnya.

Mantan MenPAN-RB Asman Abnur dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, tahun ini ada sebanyak 220 ribu PNS yang pensiun. Diharapkan 70 persennya bisa diisi PNS baru. Namun, bila kas negara mencukupi, bisa saja 220 ribu kursi PNS yang kosong terisi semua.

Program Dilanjutkan
Posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) resmi berganti. Presiden Joko Widodo telah memberhentikan Asman Abnur sekaligus mengangkat Komjen Syafruddin sebagai Menpan RB baru di Istana Negara, Jakarta, kemarin (15/8).

Usai pertemuan, Syafruddin mengatakan pemilihan dirinya berlangsung cukup cepat. Pada Selasa malam (14/8), dia dipanggil Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor. “Beliau menyapaikan bahwa saya akan dilantik hari ini (kemarin) jam 10,” ujarnya kepada media.

Dalam kesempatan tersebut, lanjutnya, presiden tidak menjelaskan alasan dibalik penunjukkan tersebut. Orang nomor satu di Indonesia itu hanya berpesan melanjutkan dan menuntaskan program yang digagas Asman.

Syafruddin sendiri mengaku tidak banyak mempertimbangkan permintaan tersebut. “Ini perintah negara,” kata Jenderal kelahiran Makassar itu tegas.
Terkait posisinya sebagai Wakapolri, Jenderal bintang tiga itu menceritakan bahwa jabatan itu sudah diserahkan pada selasa malam kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Meski prosesnya masih berlangsung, Syafruddin menegaskan dirinya sudah resmi sipil.

Oleh karenanya, dia enggan berkomentar jauh terkait sosok penggantinya. Menurutnya, itu sepenuhnya kewenangan Kapolri dan Wanjakti. Dengan pengunduran sebagai anggota, Syafruddin juga otomatis melepas jabatan Ketua Wanjakti.
Mantan Kapolda Kalimantan Selatan itu sendiri tidak terlalu risau dengan suksesornya. Menurutnya, banyak Jenderal bintang dua atau tiga yang mumpuni.

“Terserah wanjakti nanti. Saya sudah tidak punya kewenangan bicara tentang Wanjakti,” tuturnya.  (far/lyn/jpg/esy)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.