Bulog Gelontorkan 200 Ton Beras

6

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, alokasi CBP untuk korban bencana gempa dan tsunami Palu, Donggala dan sekitarnya sudah disiapkan minimal 200 ton untuk setiap Provinsi dan 100 ton untuk setiap kabupaten/kota yang dapat memenuhi kebutuhan tanggap darurat seperti bencana alam dan rawan pangan.

“Bila pemerintah merasa CBP yang digelontorkan kurang, Perum Bulog siap menambah CBP sesuai permintaan dari pemerintah,” kata Budi di Jakarta Senin (1/10).

Budi menambahkan, Perum Bulog juga menyediakan kebutuhan pangan pokok lainnya yang dibutuhkan masyarakat seperti daging beku, gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng.

Selain menyalurkan bantuan melalui CBP, Perum Bulog melalui program Bulog Peduli siap menyalurkan bantuan awal kepada korban gempa berupa daging senilai 250 juta rupiah, sembako dan kebutuhan sandang lainnya.

Adapun bantuan tersebut, diperoleh dari dana program corporate social responsibility (CSR) Perum Bulog sebagai bentuk kepedulian Bulog kepada dampak gempa yang sangat membutuhkan bantuan.

“Bulog Peduli juga siap mengerahkan bantuan tim kemanusiaan untuk membantu merehabilitasi psikologis dampak korban gempa,” ujarnya Gudang Bulog di Sulteng, dijelaskan Budi, ada beberapa yang mengalami kerusakan namun tidak signifikan seperti tembok yang retak dan pagar yang roboh.

Budi menyampaikan, saat ini stok beras yang tersedia di Sulteng sekitar 12 – 13 ribu ton, aman untuk ketahanan stok beberapa bulan ke depan sehingga tidak ada perlu kekhawatiran masyarakat dan pemerintah daerah. Sementara itu, stok beras Bulog secara nasional lebih dari 2 juta ton, gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia siap menyalurkan stok tersebut bila sewaktu-waktu dibutuhkan pemerintah baik untuk bencana alam maupun untuk stabilisasi harga. (der/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.