BUMDes Kabupaten Tasik Jadi Penggerak Roda Ekonomi

LANTIK. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tasikmalaya Drs Iing Faridz Khozin MSi mengukuhkan Forum BUMDes di Pendopo Lama, Jumat (9/2). (foto; istimewa)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIKMALAYA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan unsur penting bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. BUMDes adalah lembaga yang memiliki legitimasi di tingkat desa untuk mengoptimalkan pengelolaan aset dan pemanfaatan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Kehadiran BUMDes diharapkan dapat menjadi sentral dan dapat memberikan penguatan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa.

Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs Iing Faridz Khozin MSi, saat membacakan sambutan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum pada acara Pengukuhan Forum BUMDes Kabupaten dan Forum BUMDes Kecamatan di Pendopo Lama Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (9/2).

Bupati memaparkan BUMDes dapat dikembangkan sebagai pusat pelayanan publik. Seperti penyediaan air bersih, listrik, pengelolaan sampah, dan sebagai wadah bagi masyarakat dalam mengurangi praktik monopoli yang dilakukan oleh tengkulak.

“Keberadaan BUMDes harus dapat memberikan nilai tambah bagi desa dan masyarakatnya. Jika dikelola secara berkelanjutan, bukan mustahil BUMDes akan menjadikan desa yang mandiri dan memiliki daya saing tinggi,” kata bupati.

Bupati menyarankan agar BUMDes dapat dikelola secara profesional sehingga tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha yang bergerak dalam bidang penyediaan kebutuhan sehari-hari. Tetapi harus mampu menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah, dengan meningkatkan inovasi untuk menambah sumber penghasilan baru untuk BUMDes dan juga untuk kesejahteraan masyarakat desa pada umumnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Tasikmalaya H Wawan Efendy SE MM menjelaskan semua desa di wilayah Kabupaten Tasikmalaya saat ini telah membentuk BUMDes dan membentuk forum BUMDes Kecamatan dan Forum BUMDes Kabupaten Tasikmalaya.

Meskipun baru dibentuk, menurutnya, di beberapa desa, ada BUMDes yang telah meleksanakan kegiatan usaha. Seperti pengadaan sembako, jasa pelayanan pembayaran payment point online bank (PPOB), peternakan, pertanian, pengelolaan air bersih, dan pengembangan wisata.

BUMDes yang telah berjalan usahanya tersebut antara lain BUMDes Kamulyan Kecamatan Manonjaya, BUMDes Kertamukti Kecamatan Ciawi, BUMDes Buniasih Kecamatan Kadipaten, BUMDes Mandalamekar Kecamatan Jatiwaras, dan BUMDes Cikunten Kecamatan Singaparna.

Wawan menambahkan saat ini pendanaan operasional BUMDes berasal dari Dana Desa sehingga belum membutuhkan tambahan modal dari perbankan.

“Permodalan BUMDes saat ini berasal dari Dana Desa, Kami belum memerlukan tambahan modal dari bank, yang kami butuhkan saat ini adalah pelatihan-pelatihan administrasi keuangan, pelatihan jejaring pasar, pelatihan pengembangan bisnis, dan pelatihan peningkatan jiwa kewirausahaan,” jelas Wawan. (snd/adv)

 

loading...